Jontrot Pecah

ilustrasi

Oleh : Budi Setiawan

Jontrot - asal katanya dari bahasa Betawi -- artinya kurang lebih SPG cantik lagi seksi di sebuah toko untuk memikat pengunjung datang.Jontrot juga bisa dipakai untuk menyebut makanan yang menarik minat orang untuk datang.

Itulah yang terjadi di Makasar dan Bandung ketika 02 berkampanye.

Di Makasar, Sandi berkampanye disana. Ribuan orang konon datang. Pendukung 02 kesetanan tulis di medsos: Makasar pecahhhh..

Apakah karena Sandi? Tidak.

Karena ada jontrot yang hadir disana. Penyanyi gambus. Jika tidak ada jontrot itu, Sandi mungkin menyaksikan yang hadir cuma puluhan atau paling tinggi seratusan.

Jadi kata pecah yang disebut pendukung 02 adalah karena jontrot tadi. Bukan figur Sandi yang konon harus di dongkrak oleh sinetron emak muda yang nangis Bombay minta selfi sambil narik-narik tangan Sandi yang bukan muhrimnya.. Kasihan saya mah sama jilbab dan lakiknya.

Di Bandung, Somad jadi jontrot. Beda dengan biduan Gambus, dia tampil tidak atas nama pasangan 02. Tapi pendukung 02 memanfaatkan tabliq dia untuk kampanye. Somad ibarat jontrot makanan. Yang mengundang selera banyak orang untuk datang.

Tim kampanye pasangan 02 dengan cerdik kalau tidak dikatakan licik menunggangi tabliq Somad dengan mengerahkan segelintir pendukungnya kemudian berfoto seolah-olah UAS menyatakan dukungannya kepada Prabowo. Kemudian mereka tulis Bandung pecahhh..

Padahal tidak demikian. Kebohonganlah yang (Lagi-lagi) mereka lakukan. Karena nyatanya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil hadir disana. Somad tidak sepatah katapun mendukung Prabowo atau Jokowi.

Jadi mana yang dikatakan Bandung pecahhhh? Pecah itunya kali..

Beda dengan Jokowi. Dia tidak pernah pakai jontrot. Ribuan massa sama-sama mendukung dan Jokowi diundang. Bukan Jokowi yang ngundang-ngundang. Seperti yang terjadi di Senayan, ketika Presiden menghadiri Harlah NU Muslimah yang dihadiri lebih dari 100 ribu anggotanya .

Yang asli bukan dompleng-domplengan seperti dukungan alumni Perguruan tinggi yang tidak jelas asalnya kepada pasangan 02.

Tapi pendukung Jokowi tidak pernah bilang pecahhhh.

Karena yang bilang pecahhhhh...

cuma pendukung yang gundah karena calonnya bakal..

Kalahhhhhh...

Sumber :  Status Facebook Budi Setiawan

Tuesday, January 29, 2019 - 21:15
Kategori Rubrik: