Jokowi Tetap Bangun NTB Meski Minim Suara dari NTB

Ilustrasi

Oleh : Aza Inez

Saat pilpres 2014 bapak kita ini kalah telak, 70% penduduk daerah kami NTB memilih Prabowo Hatta. Pada umumnya seorang pemimpin akan cenderung lebih memperhatikan daerah yang menjadi kantong-kantong suaranya. Namun bapak yang satu ini lain dari yang lain. Entah apa yang ada dipikirannya semenjak dilantik sampai dengan sekarang beliau sudah mengunjungi daerah kami lebih dari 3 kali. Beliau datang membawa sejumlah agenda penting yang tidak saja menjadi tonggak penguatan pembangunan NTB ke depan, melainkan juga memberi kemanfaatan besar bagi kemaslahatan bangsa dan ummat pada umumnya.

Beliau hadir lagi dan lagi untuk memberikan motivasi dan optimisme lebih besar. Beliau mengarahkan agar NTB fokus membangun daerah Sesuai potensi unggulan yang dimiliki, yaitu fokus pada pertanian dan Pariwisata.

Dibidang pertanian beberapa program beliau berhasil dengan baik NTB mengalami surplus beras dan jagung, khususnya jagung. NTB bahkan bisa langsung mengekspor jagung ke beberapa negara. Program sejuta sapi juga tidak kalah berhasil. Terakhir yang paling nyata adalah peresmian beroperasinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Mandalika merupakan megaproyek yang berkaitan langsung dengan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat NTB, karena akan dapat menyerap 58.000 tenaga kerja dengan investasi sebesar Rp.13 triliun lebih. Mayoritas masyarakat NTB tidak menghendaki Jokowi menjadi presiden tapi pada akhirnya kami dibuat malu dengan ketulusan dan kinerjanya,

Sumber : Postingan Aza Inez di group FB Hallo Presiden dan Wakil Presiden RI

Thursday, January 25, 2018 - 15:00
Kategori Rubrik: