Jokowi Sudah Menang

Oleh: Rudi S Kamri

 

Akhir-akhir ini beberapa teman sering bertanya, "Jokowi pasti menang gak sih ?". Dan saya selalu menjawab dengan meyakinkan : "Insyaallah Jokowi sudah menang". 

Ada beberapa premis dan pertimbangan mengapa saya begitu yakin dan optimis.

 

PERTAMA
Hasil hitung cepat (Quick Count) 12 lembaga survey yang kridibel menunjukkan bahwa Jokowi telah memenangi kontestasi Pilpres 2019. Dengan angka kemenangan berkisar sekitar 55%. 

KEDUA
Berdasarkan pengalaman Pemilu di Indonesia mulai 2004 baik Pilpres, Pileg maupun Pilkada hasil Quick Count tidak pernah terpaut jauh dengan hasil resmi dari KPU. Dan sistem hitung cepat ini ada aplikasi ilmu statistika sederhana yang juga sudah diterapkan di beberapa negara. Dan hasilnya selalu akurat.

KETIGA
Prabowo adalah orang yang berkarakter TIDAK KONSISTEN. 
• Tahun 2009 saat dia didapuk jadi Cawapres Megawati dan kalah dari Sby-Boediono dia mengecam hasil Quick Count. 
• Tahun 2012 saat dia mendukung Jokowi pada Pilgub DKI Jakarta, dia mengelu- elukan sistem Quick Count, karena Jokowi menang melawan Fauzi Bowo. 
• Tahun 2014 saat dia dikalahkan Jokowi, dia tidak percaya sistem hitung cepat. Dia justru mengklaim sebagai pemenang. Meskipun akhirnya menyerah pada keputusan MK.
• Tahun 2017 Prabowo mencalonkan Anies Baswedan pada Pilkada DKI Jakarta, dia serta merta memuji-muji Quick Count karena Anies menang. 
• Tahun 2019 kembali Prabowo tidak percaya Quick Count dan KPU karena terindikasi kuat dia kalah.

Jadi sikap Prabowo terhadap KPU dan Quick Count tergantung kepentingan pribadinya. 

KEEMPAT 
Saya mempercayai orang Indonesia yang peduli terhadap negeri agar tetap utuh dalam kesatuan NKRI dan berideologi PANCASILA jauh lebih banyak. Kepedulian kita akan bahaya ideologi khilafah yang mendompleng kubu 02 membuat mayoritas rakyat Indonesia memilih Jokowi dibandingkan Prabowo.

KELIMA
Hasil kerja keras Jokowi selama periode pertama ini sudah sangat terlihat nyata dan banyak dinikmati oleh sebagian masyarakat Indonesia. Jadi mayoritas rakyat Indonesia tidak mau koridor pembangunan yang 'on the track' ini akan dibongkar paksa oleh kelompok Prabowo yang sama sekali tidak memiliki pengalaman dan rekam jejak positif dalam hal pengelolaan administrasi negara. Disamping itu rekam jejak personal Jokowi yang humble Dan sederhana jauh lebih menarik hati rakyat dibanding Prabowo yang mempunyai sifat temperamental dan rekam jejak hitam kelam berdarah-darah.

KEENAM
Kubu Jokowi tidak ada rekam jejak melakukan kecurangan selama proses kampanye sampai pada pemilihan. Sebaliknya kubu sebelah penuh lumuran noda HOAX, fitnah, kebohongan dan penuh aneka kecurangan. Jadi mana mungkin Tuhan akan memenangkan orang yang penuh kecurangan dan penyebar fitnah ? Di samping itu saya sangat yakin Allah SWT juga lebih mencintai orang yang rendah hati dan tulus mengabdi untuk kebaikan Indonesia dibandingkan orang yang terindikasi kuat akan menggerus kekayaan negara bersama kroni-kroninya.

So, kalau ada yang bertanya yakinkah Jokowi akan memenangkan Pilpres 2019. Saya akan dengan ringan hati menjawab : SANGAT YAKIN pake bangetttt !!!!

Saya yakin Anda sama yakinnya seperti saya.

Salam SATU Indonesia
Rudi S Kamri

Wednesday, April 24, 2019 - 10:45
Kategori Rubrik: