Jokowi Sudah Menang, Saudaraku!

Oleh : Rudi S Kamri

Hasil rekapitulasi perhitungan suara Pilpres 2019 telah diumumkan oleh KPU tgl 21 Mei dini hari. Sesuai dengan prediksi kita dan sesuai dengan hasil Quick Count Jokowi dan Kyai Ma'ruf menang dengan perolehan 55,50% suara sah pemilih. Dan seperti kita duga sebelumnya kubu Prabowo menolak. Dari pidato Prabowo yang dikelilingi pasukan soraknya tadi pagi terlihat semua berwajah kuyu, kucel, kusut dan nyaris putus harapan. Mereka kembali seperti biasa meneriakkan narasi kecurangan. Tidak ada sisa-sisa wajah yang berbunga-bunga seperti saat mereka mendeklarasikan kemenangan semu sebulan yang lalu. 

Penampakan wajah-wajah kalah dan letih merintih yang ditunjukkan Prabowo dan pasukan soraknya sangat bisa dimaklumi. Karena teriakan mereka yang kencang bertalu- talu tentang kecurangan serasa tinggal serak laksana menjerit ke atas langit. Hampa dan sia-sia. Apalagi selisih suara diantara kedua Paslon sangat signifikan yaitu 11% atau sekitar 16,9 juta suara. Dengan selisih yang sangat lebar ini secara faktual akan sulit bagi kubu 02 untuk memenangkan sengketa di MK.

 

Ikhwal keinginan kubu 02 untuk membawa sengketa Pemilu ke MK ini perlu kita berikan apresiasi tinggi. Mengapa akhirnya mereka membawa kasus sengketa Pemilu ini ke MK ?Analisa saya sebagai berikut :

PERTAMA
Mereka sangat nyata terlihat tidak punya konsep roadmap aksi yang baik. Di sisi lain juga menunjukkan betapa plin-plan dan mencla-menclenya keputusan mereka. Beberapa hari lalu hampir semua pasukan soraknya termasuk Fadli Zon dan Titiek Soeharto dan yang lain ngotot tidak mau menempuh konstitusional dan kekeh kumekeh menempuh aksi jalanan. Bahkan Fadli Zon malah menghina Lembaga MK sebagai lembaga yang tidak ada gunanya. 

KEDUA
Kubu 02 sudah mulai ngeper alias ketakutan dengan tindakan tegas aparat penegak hukum dalam menindak para provokator destruktif seperti Eggy Sudjana, Kivlan Zein, Lieus Sungkharisma, Permadi dan yang lain. Bahkan seorang purnawirawan frustasi Mayjend TNI Purn Soenarko ditangkap dan ditahan karena ada indikasi kuat terlibat aktif dalam usaha menyeludupkan senjata masuk ke Indonesia. Dengan terbongkarnya kasus penyelundupan senjata ini sangat mengkonfirmasi bahwa benar adanya ada rencana serius dari kubu mereka untuk melakukan tindakan makar.

Ketegasan aparat keamanan telah membuat nyali mereka ciut. Apalagi tadi pagi sempat beredar surat penetapan dari Kepolisian untuk Prabowo sebagai tersangka usaha tindakan makar. Meskipun surat tersebut sudah ditarik lagi, tapi itu merupakan KODE KERAS kepada kubu Prabowo bahwa aparat keamanan akan bertindak tegas tidak pandang bulu kepada siapapun yang melanggar hukum.

Terakhir saya menghimbau kepada kubu Prabowo agar fokus menjalani proses sengketa di Mahkamah Konstitusi. Dan mereka juga harus siap mental untuk kembali kalah seperti 5 tahun lalu. Tahapan ke MK adalah tahapan akhir yang bisa ditempuh oleh kubu Prabowo. Setelah MK memutuskan dan akan diikuti oleh penerbitan Surat Keputusan KPU untuk penetapan Presiden dan Wakil Presisi RI masa bakti 2019 - 2024. Saya harap mereka sportif dan legowo menerima kekalahan. Saya harap tidak ada lagi ujaran dari Sengkuni Milenial atau para setan gundul untuk omong kosong seperti onta ompong. Karena rakyat sudah muak dengan polah tingkah mereka.

Kepada Bapak Jokowi dan Kyai Ma'ruf Amin saya ucapkan selamat atas kemenangan ini. Keputusan mayoritas rakyat Indonesia untuk memilih Bapak berdua adalah keputusan Tuhan, jadi saya berharap Pak Jokowi dan Kyai Ma'ruf amanah dalam menjalankan kepercayaan rakyat Indonesia. Fokuslah pada janji yang telah diucapkan yaitu tentang pembangunan SDM Indonesia. Bukan hanya menjadikan SDM Indonesia menjadi lebih unggul di segala bidang tapi juga ada upaya yang sistematis untuk menetralkan otak SDM sebagian rakyat Indonesia yang sempat koplak karena terkontaminasi virus ideologi khilafah yang disebarkan kaum radikalis Islam.

Terakhir terimakasih kepada para Relawan Jokowi-MA baik dari relawan organik dan relawan intelektual yang telah gigih tak kenal lelah menyelamatkan NKRI dari ancaman kelompok pro khilafah. Kemenangan Jokowi dan Kyai Ma'ruf ini adalah kemenangan akal sehat sekaligus kemenangan ideologi Pancasila dan kebhinekaan Indonesia.Tanpa militansi dari para relawan semua ini tidak akan terwujud. 

Terimakasih para Relawan...
Anda semua luar biasa. Dan seluruh usaha keras dan jerih payah anda akan tercatat dengan tinta emas sejarah perjalanan NKRI. 

Salam SATU Indonesia,
21052019

Tuesday, May 21, 2019 - 23:15
Kategori Rubrik: