Jokowi : Siapkan Lawyer Terbaik

ilustrasi

Oleh : Muhanto Hatta

Kemarin dulu setiap kali ladang panen, pasti langsung diambil. Saya senang. Ga usah tunggu lama singkong masih basah tanah diambil buru-buru ma pembeli.

Lama-lama saya bingung sekaligus curiga (plus ngiri juga sie) kenapa nie orang tajir amat, padahal dia kan sama dengan saya, jualan singkong. Bedanya dia ga tanam, tapi langsung jual.

Selidik punya selidik, ternyata nie orang ga jualan singkong. Dia jualan keripik, lepet, dan aneka kue dari bahan dasar singkong.

Ga mau kalah, saya belajar. Dan ternyata benar, singkong dan turunannya dapat dibuat menjadi banyak sekali produk.
Berikutnya, saya tidak lagi jualan singkong. Saya jualan produk yang lebih kompleks seperti tepung tapioka dan bahkan sebagian menjadi ethanol. Keuntungan saya makin berlipat.

Pelanggan yang biasa borong singkong saya kecewa dan marah lantaran saya tidak lagi melayaninya. Lucunya, saya dilaporin polisi. Katanya saya ngerugiin dia.

Demikianlah EU marah, karena mulai 1 januari 2020 Indonesia tidak lagi menjual nikel ore atau nikel mentah yang baru saja keluar dan dipanen dari tambang.

Sama seperti pembeli singkong saya yang lapor polisi, EU ngelaporin Indonesia ke WTO. Anehnya yang dipakai alasan adalah Indonesia dikawatirkan bakal mencemari lingkungan karena belum memiliki tehnologi yang sepadan dengan kesulitannya.

Tepat bila presiden Jokowi bilang, "siapkan lawyer yang bagus!!". Tentu kita tidak bisa anggap remeh. Ini WTO, harus ada strategi formal yang harus kita lalui.

Nikel adalah mineral bumi yang sangat-sangat strategis. Jumlahnya tidak banyak, dan hanya dimiliki oleh beberapa negara saja.

Suatu saat nanti, nikel akan sama strategisnya dengan minyak.

Semua mahfum, perang dimanapun saat ini selalu tentang minyak. Siapa menguasai minyak, dia akan menguasai dunia.

Negara yang memiliki kandungan minyak dan gas dalam jumlah berlimpah lambat namun pasti menjadi tujuan perampokan negara besar dengan modus baru.

Dibuat ribut, perang saudara, eng ing eeeng,,,penyelamat datang dan habis sudah negara itu.

Suriah contoh paling konkrit. Negara tenang dan aman, namun hanya karena indikasi memiliki kandungan gas luar biasa besar di wilayah utaranya, tiba2 muncul perseteruan Syiah dan Suni. Perang saudara terjadi dengan cepat.

Tidak ada perang agama di Suriah. Yang ada perang perebutan sumber daya alam.

Demikian pentingnya minyak sebagai sumber energi dan sekaligus sebagai penggerak ekonomi suatu bangsa, maka kasus Suriah selalu berulang.

Namun suatu saat minyak sebagai sumber energi pasti habis. Pengganti minyak fosil sudah dan sedang dikembangkan terus menerus.

Indonesia sudah mengantisipasi hal tersebut dengan CPO nya. CPO asal Indonesia diboikot dan dikisruhi oleh EU menggunakan isu lingkungan hidup.

CPO yang ditolak dan diboikot itu kini telah dimodifikasi sedemikian rupa menjadi energi pengganti setara bensin, solar bahkan aftur sebagai energi terbarukan. Ini asli hasil penelitian putra putri Indonesia.

Inovasi anak bangsa yang membuat bangsa Eropa terkejut dan mulai kawatir. Indonesia sedikit demi sedikit mampu menjawab tantangan bagaimana membuat energi terbarukan.

Energi terbarukan lain yang tidak perlu diperebutkan karena selalu tersedia dalam jumlah tak terbatas adalah matahari dan angin.

Indonesia sebagai negara yang dilalui garis katulistiwa, memiliki kelebihan ini. Matahari bersinar selama 365 hari dalam satu tahun. Namun, memanfaatkan metahari dan angin sebagai sumber energi, dibutuhkan baterai sebagai tempat penyimpan.

Disinilah nikel berperan. Nikel dan turunannya selain sangat dibutuhkan dalam metalurgi yakni dalam pembuatan besi nir karat atau biasa dikenal dengan stainless steel, dia juga sebagai bahan utama pembuatan baterai lithium.

Siapa yang mampu mengubah dan menyimpan energi tak terbatas ini menjadi energi yang mudah dipergunakan adalah dia yang akan menguasai masa depan.

Pemerintah Indinesia dibawah pimpinan Jokowi telah berpikir jauh kedepan. Pengambil alihan saham Vale yakni pemain kakap kelas dunia pertambangan mineral berupa nikel dari Brasilia yang berada di Sulawesi telah dilakukan.

Tidak berbeda dengan Free Port, ini adalah prestasi.

Peraturan baru tentang penjualan nikel dalam bentuk ore langsung dilarang.

Langkah lebih jauh, negara membangun pabrik pembuatan baterai mobil di Morowali Sulawesi Tengah. Pabrik dibangun mendekat sumber bahan baku berasal.

Hal ini dilakukan dalam rangka merealisasikan cita-cita negara menjadikan Indonesia sebagai basis industri mobil listrik dunia.

Semua sudah diperhitungkan dengan masak oleh negara. Dengan memiliki cadangan deposit nikel melimpah, insentif pajak serta regulasi yang berpihak, maka investor berikut tehnologi pembuatan mobil elektrik pasti akan berebut ke Indonesia.

Selama bahan baku dapat dikelola dengan baik, aturan yang lain adalah nomor berikutnya. Semua bergantung kapada bahan baku.

Industri baterai mobil tercipta, industri otomotif berbasis listrik otomatis berjalan.

Demikianlah, Indonesia dipastikan akan memasuki periode industri berbasis tehnologi tinggi. Hanya menunggu waktu.

Tehnologi baterai sebagai penyimpan energi akan menjadi spesialisasi Indonesia seperti halnya Korsel sebagai sepesialisasi prosesor dalam dunia komputer.

Indonesia hanya tinggal satu langkah yakni belajar bagaimana membuat silikon sebagai bahan sel surya sebagai alat pengubah panas matahari menjadi listrik.

Bahan baku silikon sangat banyak dan tersebar merata di seluruh Indonesia. Negara hanya perlu membuat kebijakan.

Langsung terbayang betapa cerah masa depan Indonesia sebagai negara.

Terbayang ketika PLN mampu menyediakan listrik untuk pabrik, angkutan umum dan seluruh proyek vital negara dengan menggunakan CPO.

Terbayang ketika kendaraan pribadi berbasis listrik dan kebutuhan listrik rumah tangga seluruh rakyat terpenuhi hanya dari matahari dan angin.

Terbayang saat Indonesia menjadi negara super bersih dari polusi.

Semua itu sangat mungkin dapat diwujudkan dengan awal sederhana, yakni hanya dengan mempertahankan nikel tetap menjadi milik berharga kita.

Nikel adalah masa depan kita. Nikel adalah dimana sumber energi penggerak kehidupan tersimpan.

Salam

sumber : Status Facebook Muhanto Hatta

Monday, December 16, 2019 - 09:45
Kategori Rubrik: