Jokowi, Dukunglah Anak Indonesia Berinovasi!

 

Oleh: Wisnu Adhitama

Kita telah membuat sebuah orde yang baru setelah Orde Baru di pemerintahan Soeharto lalu yang nyata-nyata penuh dengan KKN (Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme). Orde itu bernama reformasi yang artinya perubahan secara drastis untuk perbaikan (bidang sosial, politik, atau agama) dalam suatu masyarakat atau negara, menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), perubahan dalam hal ini adalah perubahan di bidang politik dan hukum yang utama.

Tujuh belas tahun kita hidup di zaman reformasi namun saya masih belum merasakan perubahan yang nyata terjadi dibidang sosial-ekonomi, politik, dan hukum. Banyak pengusaha yang masih menyuap pejabat negara, pejabat negara pun masih banyak yang melakukan KKN seperti era Soeharto lalu, dan masih banyaknya masalah hukum dinegeri ini yang belum terselesaikan dan jauh dari rasa keadilan.

Anak Indonesia banyak yang memiliki inovasi yang bagi saya keren. Dalam ajang kompetisi inovasi semisal, tak kurang dari seratusan karya yang dikirim. Kesemuanya memiliki ciri khas, pembeda, dan manfaatnya masing-masing. Sayangnya pemerintah seolah ala kadarnya saja untuk men-support acara-acara seperti itu. Sebuah kupu-kupu akan kehilangan keindahannya jika sayapnya dipatahkan, jangan patahkan sayap kupu-kupu kecil itu ya!

Peraturan yang baik adalah peraturan yang dibuat dengan mendengarkan kesemua pihak yang ada. Hukum itu harus fleksibel, tidak boleh kaku. Jika hukum dibuat kaku maka dulu awal adanya pencurian listrik si pencuri tidak bisa dikenakan pasal apapun karena ketiadaan hukum di sana. Untung saja waktu itu hakim tahu cara bertindak sehingga pencurian listrik yang merugikan negara itu bisa disamakan dengan pencurian barang.

Berilah peluang inovasi bagi anak bangsa. Kapan Indonesia bisa maju jika anak yang memiliki jiwa inovasi dan penemu "dibunuh"?

Mobil listrik kini tak terdengar lagi gaungnya. Padahal listrik merupakan energi yang terbarukan. Andai saja aku punya pemerintah yang melek inovasi. 

 

 

Saturday, December 19, 2015 - 22:00
Kategori Rubrik: