Jokowi dan Persiapan Asean Games 2018

Oleh : Damar Wicaksono

Pintu 5 atau 6 saya lupa.

Di foto ini sayangnya gubernur Jakarta tak diajak. Ini peninjauan akhir, H-54 dari gelaran event.

Hanya nampak
• Mensesneg Praktikno (selaku pengelola GBK)

• Menteri PUPR, Basoeki sekaligus panglima infrastruktur

• Menpora, Imam Nahrawi, penanggung jawab utama dan pengawas INASGOC

• Kepala BEKRAF, Triawan Munaf, yang bertanggungjawab dalam segala aspek kreasi acara pembukaan event maupun aspek promosi event

• Ketua INASGOC, Eric Thohir

Seharusnya gubernur Jakarta ikut hadir ya. Hubungan dengan Presiden sedikit tak mulus dalam event besar ini. Nampak juga dari kritik Menteri Basoeki tentang tugas pemprov membenahi trotoar Sudirman (dan harusnya Thamrin)

Kompleks stadion ini dirombak besar2an untuk host ASIAN GAMES. Well warisan Sukarno ini masih tegak berdiri setelah 56 tahun

Jokowi lah sosok yang dengan GAGAH BERANI menyatakan Jakarta sanggup menjadi host ASIAN GAMES saat ia masih menjadi gubernur Jakarta. Sehingga Presiden SBY akhirnya memutuskan berani menjadi pengganti HANOI yang mundur karena pemerintah Vietnam tak sanggup menggelontorkan dana untuk infrastruktur event

Takdir!
Jokowi terpilih menjadi Presiden. Ini adalah salah satu puncak dari segala kerja keras rezim Jokowi dalam 4 tahun.

Smoga sukses Pak Presiden!

**

Zaman kuliah, habis nonton final Liga Indonesia atau timnas, kalo mau nyegat bus ke Blok M (di seberang) di Sudirman selalu lewat pintu ini. Atau kalo mau langsung pulang Bogor, nyegat angkot Sawangan-Parung ya lewat pintu di Asia Afrika.

Kompleks stadion untuk 20an cabang olahraga ini seluas 200an Ha, dimana seharusnya ada ratusan Hektar lain yang disiapkan Sukarno untuk belasan cabang yang saat itu belum booming di Indonesia. Di samping ratusan Hektar lahan untuk kawasan pemerintahan (Kemenpora, TVRI, DPR/MPR) dan kompleks hotel/wisma Atlet.

Visi Sukarno itu sayangnya tak diteruskan oleh pemerintah Orba. Saat ini, ratusan hektar lahan di Senayan justru digunakan untuk kawasan komersial. Ada minimal 5 mal dengan 2 diantaranya adalah mal kelas paling atas. Luas kawasan komersial ini rasanya malah lebih besar dibanding kompleks olahraganya

Sumber : facebook Damar Wicaksono

Tuesday, June 26, 2018 - 11:30
Kategori Rubrik: