Jokowi dan Kaum Beringas

ilustrasi

Oleh : Agoes Ibrahim

Kalau presiden memang punya kesungguhan untuk memberantas intoleransi dan radikalisme, ga usah ngelawan Bibib Rijik yang gagah perkasa, cukup tuntaskan saja kasus gereja GKI Yasmin Bogor dan HKBP Filadelfia Bekasi yang sudah punya surat ijin lengkap, bahkan memenangkan gugatan dari lawan-lawannya sampai di tingkat MA. Sudah tak ada lagi upaya hukum yang bisa dilakukan oleh kaum beringas karena sudah final GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia berhak beribadah di gerejanya sendiri.

Tapi dasar intoleran brengsek, sudah kalah secara hukum mereka tetap aja mengerahkan massanya yang cuman 20-30 biji kala jemaat datang ke gerejanya. Bagaimana sikap pemkot Bogor dan aparat kepolisian ? Mereka tidak melindungi jemaat malah melakukan pembiaran saat jemaat dipersekusi kaum beringas. Akhirnya jemaat ke 2 gereja mengalah. Mereka sepakat beribadah bersama di depan istana presiden setiap 2 minggu sekali dengan harapan presiden Jokowi tergerak hatinya untuk menegakkan keadilan.
Sudah 250 kali lebih mereka dengan setia menunggu kesempatan bertemu Jokowi dengan beribadah di depan istana.
Tapi apa yang terjadi ?
Jangankan menegakkan keadilan yang kebenarannya sudah BERKEKUATAN HUKUM TETAP berada di pihak gereja, presiden Jokowi malah tak pernah sekalipun mau menerima permintaan mereka untuk bertemu.... Setiap permintaan untuk bertemu presiden, selalu ditolak !

Sekarang mereka sudah 10 tahun beribadah di depan istana...
Sampai kapan ketidakadilan yang sangat kejam ini dibiarkan oleh presiden ??

Penderitaan jemaat GKI Yasmin, HKBP Filadelfia dan semua orang yang ditindas oleh kaum beringas adalah penderitaan saya juga dan harusnya juga penderitaan kita semua bila kita masih punya hati nurani..

Saya akan terus berteriak sampai presiden, yang dibelakangnya berdiri satu juta pasukan bersenjata ini, punya nyali untuk melibas kaum beringas demi menegakkan keadilan..

"Non nobis solum nati sumus ortusque nostri partem patria vindicat, partem amici"
(Kita tidak dilahirkan hanya untuk diri kita, negara dan teman-teman kita juga perlu kita perhatikan.)
Cicero

Sumber : Status Facebook Agoes Ibrahim

Thursday, November 19, 2020 - 11:15
Kategori Rubrik: