Jokowi Berbuat

Oleh: Erizeli Bandaro
 

Dalam forum International , selalu pihak negara asing mempertanyakan sikap Indonesia yang melarang ekspor mineral. Terutama Jepang, China, Korea dan Amerika. Maklum negara negara ini sangat terpukul akibat adanya UU Minerba. Banyak industri downstream Minerba mereka yang terancam gulung tikar akibat kebijakan tersebut.

Juga pihak asing protes di WTO karena Indonesia menerapkan pajak ekspor terhadap CPO , akibatnya banyak industri downstream CPO di Thailand, China, Korea, Jepang yang kurang pasokan. Maklum Indonesia penghasil CPO nomor dua dunia. Sementara Malaysia, CPO nya lebih banyak di gunakan untuk industri downstream mereka sendiri.

Pihak asing juga protes akan sikap Indonesia yang terlalu keras membatasi izin penangkapan ikan bagi asing dan yang lebih menyulitkan lagi bahwa izin penangkapan ikan harus disertai dengan industri pengolahan ikan dalam negeri. Artinya ikan hanya bisa di ekspor apabila di olah dalam negeri dan di ekspor dari pelabuhan Indonesia

Kebijakan tersebut diatas dilaksanakan dengan konsisten. Dampaknya memang pada awalnya menyulitkan Business pertambangan dan otomatis penerimaan Devisa dari ekspor Minerba menjadi anjlok, CPO anjlok, ikan juga anjlok. Namun berlalunya waktu pihak asing dapat memahami sikap Indonesia. Apalagi Jokowi tidak bermaksud melarang pihak asing memanfaatkan SDA Indonesia tapi justru memberi peluang bagi asing untuk membangun industri pengolahan dalam negeri.

Agar kebijakan dalam negeri dan aturan International terjadi keseimbangan maka Indonesia menyediakan Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK ) yang saat sekarang ada 13 KEK. Pada KEK ini Pemerintah memberikan keringanan pajak penghasilan, penjualan, bea impor. Yang tarifnya bisa lebih rendah 50 persen dari pajak yang ada di luar KEK.

Saat sekarang geliat investasi di KEK sangat pesat karena kebutuhan industri untuk mendekati bahan Baku dan kepastian suplai bahan baku dan tentu yang tak kurang menarik adalah pajak sangat murah, bahkan termurah di dunia.

Ya uang tidak mengenal nasionalisme dan kalau banyak investor asing datang ke Indonesia maka itu hanya motive Business untuk meningkatkan harta mereka lewat laba. Dan tentu Indonesia akan mendapatkan manfaat besar dengan tersedianya lapangan kerja serta terbukanya peluang bisnis dalam negeri bagi siapa saja yang pandai memanfaatkan kehadiran KEK ini...

Sekali lagi kita liat bagaimana jokowi bersikap bahwa memang kebijaksanaannya mengandung resiko namun karena niat baik maka semua dapat dijelaskan kepada siapapun, dan akhirnya semua mendukung. Niat baik selalu di ridhoi Tuhan dan selalu berhasil walau memang mencapainya tidak mudah.

 

(Sumber: Facebook Erizeli)

Sunday, May 29, 2016 - 10:30
Kategori Rubrik: