Jika Begitu, HTI Tuding Mesir, Jordania, Turki termasuk Anti Islam?

Ilustrasi

Oleh Henky Irawan

Saat ini orang-orang HTI sedang menghibur diri memaki-maki, mengumpat dan menghujat Pemerintah di status-status facebook, cuitan di twitter, instagram, WhatsApp dan situs-situs mereka karena kelompok mereka dibubarkan.

Syabab-syabab HTI, muslimah HTI, akhwat HTi, Gema Pembebasan, BKLDK, LDK-HTI, LDS-HTI dan lainnya. Mereka berupaya memotivasi diri dan saling memberikan motivasi berupa khalayan-khayalan seperti khilafah sebentar lagi, malam makin pekat tanda terbitnya fajar, memasukai babak ke-empat (nubuwwah) dan lain sebagainya.

Sementara elit-elit HTI juga mulai sibuk memotivasi pengikut-pengikutnya, mencari-cari opini baru untuk propaganda, melobi-lobi berbagai pihak, cari-cari tunggangan dan lainnya, tujuannya hanya agar mereka tetap dibiarkan eksis merongrong NKRI, mengganti NKRI menjadi Khilafah HTI.

Tidak perlu banyak retorika dengan Hizbut tahrir karena tujuan mereka jelas makar, merongrong NKRI. Mereka sudah dilarang dibanyak negara. Itu juga sudah bisa jadi alasan. Mereka larang karena tahu bahwa HT perusak.

Khilafah yg ingin ditegakkan HTI BUKANLAH Khilaafah 'Alaa Minhaaj an-Nubuwwah (Kekhalifahan yg sesuai manhaj kenabian), seperti yang selama ini mereka gaungkan. Ide pendirian Khilafah mereka sejatinya didasarkan pada Khilaafah 'Alaa Minhaaj al-Qadariyyah (Kekhalifahan yg didasarkan pada manhaj Golongan Qadariyyah).

Qadariyyah adalah kelompok di luar mainstrem Umat Islam (Sunni/Aswaja). HTI meyakini sama dengan keyakinan Qadariyyah, bahwa perbuatan seorang hamba yg ikhtiyariyyah (yang ada unsur daya pilih dan ikhtiar di dalamnya) tidak ada kaitannya dengan qadla' (ketentuan Allah). Hal ini disebutkan an-Nabhani, pendiri HT di kitab karyanya yang berjudul asy- Syakhshiyyah al-Islamiyyah.

HT juga memiliki ajaran-ajaran lain yg sangat bertentangan dengan ajaran yang dibawa mayoritas ulama dan umat islam pada umumnya.

Jadi, perbaiki dulu aqidah dan ajaran kalian wahai para pemimpi khilafah, sebelum kalian mengajak kami untuk menegakkan khilafah.

Khilafah bukan solusi bangsa ini tapi justru bisa memperkeruh suasana di tengah-tengah hiruk pikuk jagat bumi pertiwi. Anti Khilafah bukan berarti anti syariat Islam. Tapi mengapa banyak isu seperti itu? Simpel jawabnya. Itulah propaganda HTI ke masyarakat agar masyarakat menerima gagasannya. Siapa yang tidak percaya Khilafah berarti tidak percaya Qur'an. Padahal sejatinya, tidak ada sistem negara yang mutlak dalam Al-Qur'an dan hadis Rasulillah Muhammad SAW.

Saatnya masyarakat cerdas dan kritis kepada gagasan itu. Selain Khilafah yang disoal oleh HTI hanyalah pelengkap saja untuk membentuk image kelompok mereka, bahwa mereka mengurus A, B dan lain sebagainya. Sebenarnya, fokus mereka itu satu, yakni: Khilafah.

Pemerintah sudah secara resmi mengumumkan pembubaran HTI ormas yang selama ini memiliki tujuan mendirikan Khilafah. sepak terjang nya mulai dari mengatakan nasionalisme tidak ada dalilnya.

Yang jadi pertanyaan apakah itu pertanda pemerintah kita anti terhadap ormas Islam? 
walau sebenarnya menurut alfaqir dengan bubar nya HTI justru tanda pemerintah berpihak kepada aspirasi ormas Islam yang sudah mulai gerah dengan langkah langkah yang mereka lakukan.

Biar gak kaya katak dalam tempurung berikut daftar Negara Mayoritas Islam di Dunia dengan terang-terangan menolak keberadaan HT:

1. Mesir melarang pada 1974, Hizbut Tahrir (HT) dilarang setelah dianggap terlibat aktif dalam upaya kudeta dari sekelompok anggota militer

2. Yordania, Yordani merupakan Negara asal berdirinya Hizbut Tahrir (HT), sampai sekarang masih menjadi organisasi HT dengan status terlarang

3. Pakistan melarang Hizbut Tahrir (HT) semenjak tahun 2003

4. Suriah melarang Hizbut Tahrir (HT) antara 1998-1999.

5. Libya, pemerintahan di era Muammar Qaddafi menganggap Hizbut Tahrir (HT) sebagai organisasi yang menimbulkan kegelisahan.

6. Arab Saudi, Hizbut Tahrir (HT) dilarang, kritik tajam Hizbut Tahrir (HT) kepada sistem pemerintahan Arab Saudi terus dilontarkan hingga sekarang.

7. Uzbekistan, Hizbut Tahrir (HT) dilarang sejak tahun 1999, Alasannya karena Presiden Uzbekistan Islam Karimov menduga kuat organisasi itu sebagai dalang serangkaian serangan bom di Tashkent, Uzbekistan sepanjang tahun 1999.

8. Turki, Hizbut Tahrir (HT) secara resmi dilarang, namun masih tetap beroperasi. Pada 2009 polisi di Turki menahan sekitar 200 orang karena diduga menjadi anggota Hizbut Tahrir (HT).

9. Bangladesh melarang Hizbut Tahrir (HT) karena dianggap mengancam kehidupan yang damai, di Negara tersebut Hizbut Tahrir (HT) dilarang semenjak tanggal 22 Oktober 2009

10. Kazakhstan, Negara ini melarang Hizbut Tahrir (HT) pada tahun 2005

11. Kirigistan melarang Hizbut Tahrir (HT) pada 2004, secara umum keberadaan Hizbut Tahrir

12. Tajikistan melarang Hizbut Tahrir (HT) pada tahun 2001

13. Malaysia, Hizbut Tahrir (HT) dilarang berkembang. Pada 17 September 2015 melalui Komite Fatwa Negara Bagian Selangor, Malaysia menyatakan Hizbut Tahrir (HT) sebagai kelompok yang menyimpang. Malaysia menegaskan bagi siapapun yang mengikuti gerakan Pro-Khilafah, maka akan menghadapi hukum.

HTI RESMI DIBUBARKAN
#DAMAILAH_NEGERIKU
#DAMAILAH_INDONESIAKU
#DAMAILAH_PANCASILAKU

#TAKBIR.......!!!

Sumber : Status Facebook Henky Irawan

Sunday, July 16, 2017 - 15:00
Kategori Rubrik: