Jika Anda Berpikir Fadly Zon Itu Goblok, Anda Salah Bung

Ilustrasi

Oleh : Winata Ali

Fadly Zon itu justru orang cerdas. Dia tahu bahwa sebuah thesis harus dilawan dengan antithesis. Sebuah "pencitraan" harus dicounter dengan kontra pencitraan.

Fadly Zon itu tahu koq bahwa Prabowo itu valuenya nol, tak banyak nilai positif yang bisa ditonjolkan dan diekspos. Makanya yang dia lakukan adalah membuat Jokowi nilainya menjadi minus. Karena jika nol diadu melawan minus, maka nol yang akan menjadi pemenangnya.

Fadly Zon juga tahu bahwa sebenarnya pembangunan infrastruktur yang luar biasa gencarnya di era Jokowi ini memberi pengaruh luar biasa terhadap aktivitas ekonomi riil di daerah yang dilaluinya, Kawasan industri bakal tumbuh dimana mana, penyerapan tenaga kerja meningkat, PAD bertumbuh. Itulah sebabnya Zon mati matian memarginalkan fakta konkrit ini. Zon dan kubunya sibuk teriak teriak mengatakan bahwa rakyat tak butuh infrastruktur melainkan harga sandang pangan yang murah.

Atau mengatakan bahwa membangun infrastruktur itu bukanlah prestasi, tetapi memang kewajiban pemerintah. Zon itu oposisi yang cerdas. Jika dia turut mengamini pembangunan infrastruktur sebagai prestasi Jokowi, itu namanya oposisi goblok, karena akan memberi efek vibrasi yang luar biasa ke publik dan menaikkan elektabilitasnya Jokowi, rival dari bos Prabowo yang didukungnya.

Fadly Zon juga cerdik menjaga suara pendukungnya biar tidak kabur. Saat dia tahu ada kasus Bahar Smith yang menganiaya anak dibawah umur, Zon bukannya tidak tahu bahwa perbuatan si Bahar itu brutal dan overdosis. Tapi dengan dalih kriminalisasi ulama, dia menunjukkan keberpihakan kepada Bahar supaya pengikut pengikut Bahar (baca; FPI dan ormas sejenis) tetap berada di kubunya capres no 2.

Jangan mengira anda bebas gebukin anaknya Fadly Zon karena dianggap bukan penganiayaan. Zon tahu banget yang dilakukan Bahar itu adalah penganiayaan. Tapi dia ingin terlihat sedang melakukan pembelaan mati matian kepada Bahar, supaya pendukungnya Bahar bersimpati kepada dia. Kita mesti tahu status Zon ini juga caleg di Pileg 2019 dan sudah pasti dia butuh suara.

Ketika Zon merilis statement bahwa videonya Bahar itu palsu dan meragukan, sebenarnya dalam hati kecilnya dia tertawa ngakak. Dia tahu itu video asli, tapi secara jenius Zon mengatakan itu video editan atau palsu. Lha misalnya filmnya Miyabi di blur mukanya sekalipun, dari bentuk teteknya dan gelambir gelambirnya, dia tahu koq itu tubuhnya Miyabi.

Dalam kasus Ratna Sarumpaet, saya juga yakin bahwa Zon itu patut diduga bukan sekedar jadi aktor/pemain, bisa bisa justru dialah penulis script skenarionya. Kita tahu Zon punya bakat menulis puisi, berpantomim, juga teater. Drama "Tangan Besi" adalah karya dia. Zon ini multi talent dan bisa melihat opportunity.

Paham ya? Fadly Zon itu politikus dan oposisi yang cerdas bahkan jenius. Dia fighter terdepan untuk golongannya. Tapi type seperti dia bukan type negarawan, karena dia tendensius dan sulit bersikap obyektif. Biarkan dia mentok di posisi seperti itu. Jangan pernah membiarkan dia jadi Menteri.

Makanya, pilihlah Jokowi.
Prestasinya sudah terbukti, meskipun selalu dimarginalkan pihak oposisi.

Sumber : Status Facebook Winata Ali

Saturday, December 22, 2018 - 18:00
Kategori Rubrik: