Jihadkah Dirimu?

Ilustrasi

Oleh : Ade Winata

Jihad kah dirimu ?

Saya terenyuh disaat menonton video ini (pengakuan ibunda Dita Oepriyanto pelaku bom bunuh diri yang ditayangkan Kumparan)

Anak model seperti apa yang membuat ortu nya menangis sendu, dan kerepotan karena tingkah laku anak lakinya.

Bayangkan anda seorang tua, kehilangan anak, kehilangan cucu. dan juga akan menghadapi streotipe buruk tetangga terdekat.

Mau ikut mengutuk, anak sendiri, gak ikut ngutuk namun perbuatan nya bejat bukan hanya untuk orang lain namun juga untuk dirinya (memisahkan ia dengan cucu yang dikasihi)

Yang lebih menyakitkan dari video ini terlihat, hubungan dito dengan ortu nya gak cukup baik.

Mujahid apa yang memperlakukan orang tua nya secara buruk..

Agama apa yang ingin anda perjuangkan, padahal birrul walidain salah satu benar nya tauhid dan agama.

Perjuangan atas nama agama ? dikala orang tua nya menangis sendu dan kerepotan saat ini.

Banyak kita liat orang-orang dungu yang memiliki syahwat tinggi berjuang untuk agama namun hubungannya buruk dengan ibu bapak nya.

Mereka dengan bangga memakai simbol-simbol kesholehan (jaket dengan tulisan2 indah, jenggot, jilbab yang panjang dsb)

namun orang tua nya mengeluh, semenjak anaknya belajar agama malah semakin jauh, semakin kasar, semakin gak care dengan ibu ayah nya.

Padahal.... tanda semakin ridho nya Allah berdasar ridho nya orang tua..

Seharusnya, sebelum berpikir Jihad, menguasai ini, berjuang ini itu atas nama agama..

Perjuangkan dulu hubungan kita dengan orang tua.

Apalagi bila kita seorang laki-laki maka tidak akan terputus kewajiban sebagai anak...

“Engkau dan hartamu milik orang tuamu"

HR Thabrani

 

.S

Dito benar-benar dikadali soal agama, ia merasa berjuang atas nama islam namun malah terjatuh pada tindakan2 yang dimurkai Allah ( terorisme dan Uququl Walidain)

Dan dito tidak punya kesempatan sama sekali untuk memperbaiki kesalahan dia ini, hanya penyesalan dihadapan Tuhan Rabbul Izzati

Agama tidak bisa bermodal ghiroh dan semangat, jauhi orang-orang yang mengekspoiltasi semangat, ketakutan, rasa harap anda soal agama tanpa menambah ilmu agama anda.

Dekati para ulama, duduk dimajelis mereka, dan tinggalkan majelis2 kebencian para politisi yang bermudah-mudahan dalam menggadaikan agama nya untuk syahwat dan target politik

Sumber : Status Facebook Ade Winata

Wednesday, May 16, 2018 - 23:00
Kategori Rubrik: