Jihad, Hidup Mulia dan Mati Sahid

ilustrasi

Oleh : Asrof Husin

- Bripda Nesti OS Polwan di Maluku Utara akhirnya dipecat karena sudah sangat parah terpapar paham radikal, sudah tdk bisa dibina lagi, Nesti lebih memilih menjadi teroris bergabung dgn JAD Bekasi, Nesti sudah dipersiapkan untuk menjadi " Pengantin ", pengantin bom bunuh diri , semua itu karena salah belajar agama/ngaji, dengan sangat hebat otakpun tercuci, semua itu karena pemahaman sesat, dgn bom bunuh diri, dgn membunuh orang kafir maka itulah jihad, hidup mulia dan mati syahid langsung masuk surga.

- Penusuk Bpk Wiranto Syahril Alamsyah alias
Abu Rara, setelah diinterogasi polisi menyatakan, setelah menusuk Bpk Wiranto maka ia sebenarnya ingin langsung ditembak mati, maka dia telah berjihad, hidup mulia dan mati syahid langsung masuk surga.
Memang sangat memuakan semua teroris yg mengatasnamakan agama pola pikirnya sama yaitu : Berjihad atas perintah Tuhan untuk mendirikan negara islam berdasarkan hukum syariah, diluar kelompok mereka adalah kafir, bom bunuh diri adalah jihad dan jika mereka mati maka mereka telah berjihad, hidup mulia, mati syahid, langsung masuk surga dan dapatkan 72 bidadari.

Kelompok teroris telah memelintir arti perkataan Jihad, kelompok teroris ini mengartikan perkataan jihad dengan " Perang Suci " ( Holy War ), mengangkat senjata berperang kepada setiap orang yg dianggap kafir.
Dikalangan kelompok radikal/teroris kata jihad digunakan untuk melegitimasi perjuangan atas nama agama, mereka mengklaim jihad sebagai " Perang Suci " sebagai upaya untuk membela agama, sebagai upaya mendirikan negara agama/khilafah yg diperintahkan Tuhan yg hukumnya wajib, negara agama/khilafah berdasarkan hukum syariah adalah wajib, sedangkan demokrasi adalah hukumnya haram, Polisi adalah thogut dan harus dibunuh, lagu Indonesia Raya haram, Garuda adalah berhala, adapun kematian dalam perang suci tsb dianggap sebagai kematian dijalan Tuhan atau mati syahid, atas nama Tuhan dan kesucian itu para teroris ini boleh membunuh orang lain yg dianggap kafir, yg menghalangi tujuan mereka, para teroris ini dgn boleh membunuh dirinya sendiri dan orang lain dgn bom bunuh diri, mereka mengklaim itu adalah jihad, hidup mulia, mati syahid dan langsung masuk surga.

Seperti bom Gereja di Surabaya th lalu yg dilakukan oleh satu keluarga yg terdiri dari suami, istri dan 4 anaknya, mereka itu berpaham sesat bahwa mereka telah berjihad dgn membom tempat ibadah orang kafir dan mereka sekularga akan langsung masuk surga, dgn berjihad seperti itu hidup mereka mulia dan matinya syahid dan itulah yg diperintahkan Tuhan.

Kita tidak bisa menyalahkan jika banyak masyarakat barat mengasosiasikan jihad dengan ekstremisme, radikalisme dan terorisme. Meskipun sudah banyak umat islam berupaya memberikan penjelasan yg benar ttg kata jihad, tetapi masih banyak masyarakat barat yg tetap menganggap jihad dalam islam adalah ajaran tentang kekerasan, terorisme dan ini semua adalah berkat jasa besar dari kelompok : Al Qaeda, ISIS, Hizbut Tahrir, Ikhwanul Muslimin, Taliban, Boko Haram, Al Nusra, JAD, JAT, JI dan sejenisnya.

Ayat2 perang yg keras didlm Al Qur'an mereka plintir utk mencuci otak para pengikutnya , padahal ayat2 perang yg keras tsb harus kita pahami dgn bijak dan sesuai konteks pd saat kejadian tsb dan bukannya sembarangan mempergunakan ayat2 perang tsb demi kepentingan kelompok teroris mereka.

Yang lebih tepat sekarang ini kita sedang berperang dgn kemiskinan dan kebodohan, dgn radikalisme dan terorisme, dgn koruptor, dgn narkoba, dgn ketertinggalan dibidang ekonomi dan IPTEK, dgn hoax dan fitnah, dgn tukang provokasi, adu domba utk memecah belah, dgn nafsu negatif, dgn pendemo bayaran srigala berjubah agama, dll. Dan bukannya berperang dgn saudara2 kita yg lain agama/beda agama.

Secara bahasa Jihad berasal dari kata Jahada yang artinya : Mengerahkan upaya, berusaha dengan sungguh2 dan berjuang keras.
Didalam bahasa Arab, tidak ada kata yg memiliki istilah yg benar2 cocok untuk menunjukan Jihad sebagai perang suci, kata perang sendiri dalam bahasa Arab adalah
" Harb ", sedangkan kata suci adalah
" Muqqoddas ".

SALAM DAMAI.
KAMI TIDAK TAKUT.
NKRI HARGA MATI.

Sumber : Status Facebook Asrof Husin

Monday, October 14, 2019 - 09:45
Kategori Rubrik: