Jembatan Tuntang

Ilustrasi

Oleh : Yadi Setiadi

Pemandangan mengesankan Jembatan Tuntang di ruas tol Bawen-Salatiga dengan latar kawasan hutan dan Danau Rawa Pening, Semarang. Para pengendara yang melintas akan menikmati panorama alam yang indah.

Keberadaan tol mempercepat mobilitas dan mengurangi biaya logistik.

Salah satu pilar kunci mengapa Amerika Serikat mengalami revolusi ekonomi pada tahun 1950-an adalah karena mereka mempunyai Highway Road (mirip tol) sepanjang 250.000 km.

China mengalami lompatan ekonomi karena mereka mempunyai tol road dengan total panjang 130.000 Km.

Indonesia baru memiliki tol road sepanjang 2000 km. Masih sangat jauh gapnya. Inilah sebabnya mengapa ekonomi China menjadi no. 1 di dunia saat ini.

Indonesia seharusnya memiliki tol sepanjang 20.000 KM atau 10 kali dari angka saat ini.

Think big jika ingin jadi Super Power Asia !

Salah satu penyebab mahalnya harga barang dan sembako untuk rakyat adalah mahalnya biaya transportasi (boros waktu dan BBM karena terlalu lama di jalanan yang jelek). Jalan bebas hambatan yang mulus bisa bantu menurunkan biaya logistik secara signifikan. Ujungnya harga barang bisa ikut turun. Ini semua ujung-ujungnya akan dinikmati semua orang termasuk rakyat, yang disebut “multiplier effect”.

Rakyat jelata mungkin tidak pernah lewat tol. Tetapi rakyat akan menikmati harga yang turun karena lancarnya transportasi barang antar kota.

Pada sisi lain banyak petani yang diuntungkan jika jalanan lancar. Selama ini banyak buah dan sayuran hasil para petani busuk di jalanan karena terlalu lama transportasinya.

Dengan jalanan yang mulus dan cepat, proses pengantaran buah dan sayuran akan cepat sampai dan masih segar di kota tujuan.

Kalau belajar dari kisah sukses kemajuan bangsa2 di dunia, maka kuncinya ada pada : 
- Jalanan yang mulus
- Listrik yang merata
- Pelabuhan 
- Rel kereta api
- Kampus yang hebat
- Kawasan industri yg terpadu dan lengkap

Semua harus terus dibangun tanpa kenal henti. Dan Presiden Jokowi sedang melakukannya, tanpa basa basi!

Terima kasih, Bapak Presiden Joko Widodo

Disarikan dari Kultwit @Strategi_Bisnis

 

Saturday, July 7, 2018 - 13:00
Kategori Rubrik: