Jembatan Kebanggan Jokowi di Papua

Oleh: Wahyu Sutono

 

Jembatan Holtekamp Jayapura yang sedianya selesai tahun 2019, bisa dipercepat dan maksimal sudah bisa digunakan pada September 2018. Saat ini satu dari dua bentang utama Jembatan Holtekamp sudah diberangkatkan dari pelabuhan PT. PAL Surabaya, hari Minggu kemarin. Panjang bentang 112,5 meter, berbobot ribuan ton, dan dikapalkan secara utuh menempuh perjalanan laut 3.200 km dalam waktu 28 hari.

Bentang utama Jembatan Holtekamp dikerjakan sepenuhnya oleh para tenaga terampil Indonesia di PT. PAL. Mengapa Surabaya dan tidak di Jayapura? Selain karena soal fasilitas, tenaga ahli untuk pengelasan baja dan dilengkapi pelabuhan, juga pertimbangan mitigasi kegagalan konstruksi bila rangka bentang utama dikerjakan di Jayapura yang termasuk kawasan rawan gempa.

 

 

Membentang sejauh 732 meter dan lebar 21 meter di atas Teluk Youtefa, Jembatan Holtekamp menghubungkan Kota Jayapura ke Muara Tami maupun Pos Lintas Batas Negara Skouw. Jembatan ini akan mengatasi kepadatan kawasan perkotaan, pemukiman dan kegiatan perekonomian di dalam Kota Jayapura.

Jembatan ini akan memangkas jarak tempuh hingga 17km di antara kedua kawasan. Waktu tempuh dari Kota Jayapura ke Muara Tami sebelumnya 2,5 jam, akan menjadi hanya 60 menit saja. Selain itu, Jembatan Holtekamp tentu akan menjadi ikon dan destinasi wisata baru di Papua. Di kaki jembatan akan ditata taman dan ruang terbuka hijau, dan di bawahnya bisa dikembangkan olahraga air seperti ski dan dayung.

Kini terbukti sudah seperti apa kinerja Jokowi untuk negerinya. Bila selama ini pembangunan hanya berpusat di Pulau Jawa, kini di era Jokowi merata hingga pulau terjauh. Ini bukti Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia sebagai salah satu sila dari Pancasila yang benar-benar diterapkan oleh negarawan hebat seperti Jokowi.

Salam NKRI Gemilang

 

(SUmber: Facebook Wahyu Sutono)

Friday, December 8, 2017 - 10:00
Kategori Rubrik: