Jembatan Gantung Jaman Jokowi, Jembatan Wujudkan Mimpi

ilustrasi

Oleh : Sutranto Al Bakiyi

Sejak Joko Widodo menjadi Presiden hingga 4 tahun lebih, ternyata sudah puluhan ribu kilometer jembatan gantung direalisasikan. Mengapa di jaman modern seperti sekarang ini Indonesia masih saja terkendala dengan jembatan gantung? Karena sebelum Joko Widodo menjabat presiden ada banyak jalur atau rute terputus sungai. Nah media memblow up ini dan banyak yang dirugikan.

Dengan upaya yang cukup optimal, tiap tahun ternyata pemerintah mampu merealisasikan ratusan jembatan gantung. Sebut saja target tahun 2018 ada 300, tahun 2019 target terbangun 200 jembatan dan saat ini sudah terealisasi 40 km jembatan gantung.

Realisasi jembatan ini tidak hanya diwujudkan dengan dana desa namun juga bantuan dari kementerian PUPR.

Tentu yang banyak merasakan dampak secara langsung di sector pendidikan sebab banyak siswa sekolah harus menyeberang sungai atau meniti jembatan tali yang sangat membahayakan. Namun kini siswa tidak perlu khawatir atau takut lagi. Bukan hanya keselamatan yang terjamin dan yang terpenting rasa was-was orang tua menjadi hilang. Jembatan gantung sering menghubungkan antar wilayah di pelosok, daerah geografis yang ekstrem, pedalaman maupun yang memang terdapat jarak rentang daratan cukup lebar.

Disisi lain, ada dampak ekonomi juga ikut teratasi karena jalur distribusi menjadi lancar. Turut menikmati pergerakan manusia ketika menuju wilayah tempat tujuan bisa dilakukan dengan cepat. Masyarakat setempat yang melalui jalur tersebut merasa sangat bersyukur. Kini mereka tidak merasa kesulitan, memutar, menghabiskan banyak waktu bahkan kepentingan ekonomi menjadi lebih optimal.

Mereka sebenarnya mengupayakan jembatan gantung sudah sejak lama namun prosedur yang dilewati tidak hanya rumit namun juga prosesnya panjang. Sudah begitu, realisasinya tidak jelas serta merasa menghabiskan energy banyak tanpa kejelasan hasil.

Kini mereka tinggal duduk manis sepanjang pemerintah sudah tahu, maka proses pembuatan jembatan gantung akan segera direalisasikan. Apalagi ditambah ada anak-anak sekolah yang melewati jalur tersebut. Pemerintah tidak menunggu lebih lama untuk membenahi serta mengganti jembatan yang lebih aman. Dan bagusnya lagi, pemerintah tidak peduli di daerah tersebut merupakan daerah pemilih parpol pemenang pemilu atau pendukung presiden atau tidak. Sepanjang dibutuhkan maka otomatis dibenahi.

Inilah yang makin membuat masyarakat bangga, senang dan gembira karena pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat tanpa peduli pilihan politik. Beda dengan yang sudah pernah berkuasa, sering melihat latar belakang politik masyarakat untuk merealisasikan pembangunan.

Friday, March 15, 2019 - 14:30
Kategori Rubrik: