Jebakan Betmen

ilustrasi

Oleh : Ahmad Yani

Sedikit meluruskan..

Pemerintah sdh sepakat Anatara pihak TNI POLRI memikirkan matang ketika puluhan ribu para pecinta Syarif Rizik menyerbu bandara dlm penjemputan nya, lantas pemerintah telah menghitung dampak kerugian yang sebuah tindakan tegas pada waktu itu diterapkan..

Jelas kerugian akan semakin besar dan tentunya akan merambah ke daerah daerah lain yang akan berbuat makar dan jelas korban akan berjatuhan, itulah strategi pemerintah dengan menggunakan politik diam, tetapi bukan berarti diam nya itu takut..

Melainkan diam demi kekondusipan disaat negara sedang dilanda keisis ekonomi himbas vandemi covid 19..
Kita harus serta wajib cerdas dan jangan samapai ada hoax dengan digantikan nya Irjen NANA SUJANA adalah pencopotan karena ketidak mampuan atau tidak melaksanakan instruksi protokol kesehatan, tidak.. dan bukan itu yang dimaksud pemerintah..

Pemerintah telah menyiapkan pengganti Kapolda baru yaitu Irjen FADIL karena beliau punya jejak rekam yang positif disaat menjadi Kapolda Bali dengan memberishkan preman preman di Bali, kini belaiu bertemu kembali dijakarta dengan kasus Syarif Rizik dengan Firza Husen ( mesum ) dulu beliau yang menangani kasus tersebut..

Sekali lagi saya meluruskan bahwa tidak ada pencopotan teehdap Irjen NANA SUJANA dan semua itu hanya rotasi dalam sebuah jabatan penugasan dan penugasan tersebut sebagai permainan catur politik dlam penegakan hukum..
Kini Irjen NANA SUJANA menjabat sebagai KOORSEAHLI KAPOLRI..

Sumber : Status Facebook Ahmad Yani

Sunday, November 22, 2020 - 13:45
Kategori Rubrik: