Jantanlah, Sandiaga Uno!

Oleh: De Fatah
 

Hukum bekerja. Tidak perlu mengumpulkan 7 juta orang untuk membuat orang masuk penjara. Jika orang itu ternyata secara sah salah maka ia akan dijebloskan ke penjara. Ahok contohnya, walaupun di masa pencalonannya sebagai Cagub seharusnya kasusnya bisa di tunda, tapi demi keadilan kasusnya di proses segera. Dan sekarang ia duduk di kursi terdakwa, walau di didemo jutaan massa sampe sekarang belum masuk penjara juga.

Hukum punya standar sendiri soal ini. Dulu orang-orang marah kepada kepolisian karena dianggap lambat menangani kasus Ahok. Kemudian menganggap kasus yang menimpa Rizieq, Munarman, Mpok Silvi, Anies, Sandiaga Uno dan begundal lainnya adalah rekayasa, karena itu harus dibebaskan. Tapi sebaliknya, jika apapun tentang Ahok harus dilanjutkan

 

Penjarakan Ahok sekarang juga, kata mereka. Tapi jika kasus Sandiaga Uno, ia minta ditunda bahkan pake acara tawar menawar pulak minta di proses setelah Pilkada. Karena merasa sudah dipolitisasi dan dizalimi sedang mengikuti Pilkada.

Padahal Ahok yang kini duduk di kursi terdakwa, yang sudah belasan sidang dia ikuti dan tiap kali sidang di demo ribuan orang. Belum lagi aksi berjilid-jilid rizieq yang menghujat dia. Coba camkan, Pernahkah Ahok minta dihentikan kasusnya?, Pernahkah Ahok menuduh dia dipolitisasi ?. Ahok menghadapinya dengan Jantan

Padahal kalo mau jujur, lebih kental politisasi kasus Ahok daripada kasus begundal lainnya. Awalnya kasus Ahok hanya salah kata, salah ucap, salah memilih kalimat. Sebenarnya kasusnya biasa biasa saja, bisa selesai dengan permohonan maaf. Tapi Buni Yani ngomporin pakai terjemahan editan. Rizieq musuh lama memainkan isunya menunggangi massa. Maka jadilah carut marut sekarang ini

Jantanlah Bang Sandi,..hadapi proses hukumnya. Kasusnya sangat jelas karena ada praduga korban yang dirugikan, jika anda yakin benar maka bantahlah semua tuduhan dan penjarakan balik pelapornya. Tapi jika salah, apa susahnya mengaku saja dan bayarkan hak mereka. Harta anda segitu banyak dan sangat mampu menyelesaikannya. Coba jika anda jadi korban, mungkin saat-saat inilah waktu yang tepat menagih hutang yang mangkrak

Jantanlah Bang Sandi,..tirulah Antasari, ini dadaku mana dada SBY kata Antasari. Bagaimana mau menjadi pemimpin jika hal seperti ini anda menggunakan jurus lari dari panggilan Kepolisian. Ingatlah Bang Sandi,..

Apapun masalahnya, Oke Oce Solusinya

 

(Sumber: Status Facebook De Fatah)

Wednesday, March 22, 2017 - 10:45
Kategori Rubrik: