Jangan Panggil Mereka Ulama

ilustrasi

Oleh : Asrof Husin

Berita hari ini Sugik ditangkap, Sugik ditangkap atas laporan NU, atas tuduhan tindak pidana menyebarkan informasi utk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berdasarkan atas Sara dan penghinaan. Sebelumnya ia juga telah dijatuhi hukuman 18 bulan penjara, hukuman yg ringan tidak akan membuat jera, harusnya yg seperti ini dihukum berat karena dampak kerusakan yg ditimbulkan bisa sgt berbahaya. Dan sebentar lagi kaum kadrun akan berteriak2 save sugik, kriminalisasi ulama,dll. Bagi kaum kadrun sugik itu ulama suci mereka, sumpah serapah, caci maki, hujatan, hoax dan fitnah yg semuanya keluar dari mulut sugik itu adalah dakwah, bagi mereka semua itu adalah ayat2 suci yg harus diikuti, jadi jgn heran jika ada banyak ulama kriminal jadi panutan kaum kadrun, yg cabul aja mereka puja dan sembah, karena akal mereka sudah tidak berfungsi, mereka hanya punya kepala tapi tidak punya otak.

Dinegara ini ada banyak Kriminal yg mengaku Ulama, Ulama sendiri berasal dari bahasa Arab yg artinya " Orang2 yg berilmu ".
Jangan ulamakan kriminal dan jangan pernah panggil mereka ulama, ilmu yg mereka miliki hanya menyebarkan hoax dan fitnah, sumpah serapah, caci maki dan siap berdemo bayaran bertopeng agama, mempolitisasi agama, menjual agama dengan murah.

Jangan ulamakan kriminal dan jangan pernah panggil mereka ulama, ulama yg baik itu selain berilmu tinggi, mereka juga menyebarkan kebaikan, menjunjung toleransi beragama, mendinginkan dan mempersatukan.
Sedangkan ulama kriminal itu menyebarkan radikalisme dan intoleran, memprovokasi, mengadu domba dan memecah belah.

Jangan ulamakan kriminal dan jangan pernah panggil mereka ulama. Mereka adalah kaum perusak agama, merekalah yg merusak agama sebenarnya, setiap hari kerja mereka membuat kerusakan dan jangan anggap enteng, dlm waktu panjang hasil kerja mereka akan sgt berbahaya. Kita harus terus lawan mereka.

SALAM DAMAI.
Sumber : Status Facebook Asrof Husin

Sunday, October 25, 2020 - 13:15
Kategori Rubrik: