Jangan Mau Kalah Dengan Neno Warisman

Oleh : Ali Winata

Bagi kita, benda padat yang satu ini memang menyebalkan. Karena dia melakukan sebuah aktivitas yang tidak sama dengan pandangan politik kita. Dia ingin ganti Presiden, kita ingin Jokowi lanjut 2 periode.

Kali ini saya tak ingin membahas kontennya, tapi ingin mengupas mengenai konteksnya. Menurut saya sebagai orang marketing, apa yang dilakukan oleh Neno itu sesuatu yang bagus dan positif. Karena dia menggalang massa dengan tagline #2019GantiPresiden. Dia turun ke jalan, membangun basis massa riil.

Neno mungkin tak sepintar Denny Siregar untuk urusan perang opini melalui tulisan tulisannya. Mungkin melawan tulisan sayapun, Neno belum tentu menang. Tapi langkah dia konkrit dan riil, bergerak dari satu kota ke kota dengan event event deklarasi. Mengumpulkan ribuan atau puluhan ribu orang di jalanan. Terlepas siapa bandarnya, tapi Neno melakukan tindakan konkrit. Neno paham bahwa perang politik ada dalam 2 matra, yaitu matra darat dan matra udara (baca; sosial media), dan tugas dia jadi panglima di matra perang darat.

Pendukung Jokowi yang sok sibuk, tak mau disebut pengangguran, malu dilabeli panasbung, lebih suka aktif perang di sosial media. Tak mau turun ke jalan, kuatir kulitnya gosong, kuatir diberi makan nasi bungkus, kuatir dibully makan bakso tak bayar. Pendukung Jokowi malu disuguhi pentas dangdut, maunya diputerin lagu house music.

Neno melakukan AKSI, kita cuma melakukan REAKSI. Neno mau deklarasi Ganti Presiden, kita cuma sibuk mencegat dia di bandara, atau meminta kepolisian setempat tak memberi ijin. Ini tidak efektif, bung. Tidak keren, kurang mbois, kalah set.

Anda mimpi Jokowi lanjut 2 periode, tapi tidak memulai langkah apapun memenangkan perang di matra darat. Neno sudah deklarasi di puluhan kota, kita sibuk membanggakan dan memuja muji pihak pihak yang mencegat dia di bandara. Atau ngeles dengan mengatakan; "Haiyah yang ikut deklarasi cuma 5000, padahal penduduk kota A ada 500.000. Tak sampai 1% nya."

Hai bung, bangun. Jangan mau kalah sama benda padat ini, yang konon mentalnya melebihi Kopasus. Ayo mulai bergerak turun ke jalan. Jangan sok jaim, jangan sok sibuk. Kita tunjukkan bahwa pendukung Jokowi lebih banyak dari mereka mereka yang ingin ganti presiden. Kita butuh tokoh seperti Neno yang punya event konkrit dari kota ke kota.

Jangan alasan tak ada biaya. Si benda padat itu bisa cari bandar, mosok kubu kita tak punya bandar? Ribuan orang pengusaha ada di kubu Jokowi, mereka pasti mau berdonasi. Pokoknya butuh public figur yang militan dan rela turun ke jalan menggalang massa konkrit seperti aksi aksinya Neno Warisman.

Kita semua juga harus mau turun ke jalan, makan nasi bungkus, joget dangdut dibawah terik matahari. Demi orang baik seperti pak Jokowi tidak dilengserkan oleh kaum oportunis. Demi kemajuan NKRI, demi keadilan sosial, demi Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Jangan mau kalah dengan benda padat ini.

Sumber : Facebook Ali Winata

Tuesday, August 21, 2018 - 10:00
Kategori Rubrik: