Jangan Lebay dalam Beragama

ilustrasi

Oleh : Aru Martino

Saya percaya karunia penglihatan, tapi kalo sedikit2 bilang dpt penglihatan, cb periksakan matamu ke dokter mata?

Saya percaya karunia membedakan roh, tapi kalo sedikit2 bilang "dirumah ini ada hantunya, dirumah itu tdk ada damai sejahtera, aku melihat roh kuda dalam diri orang itu, didalam diri orang itu ada roh izebel, didalam diri orang itu ada roh kepahitan, dll", cb periksa kejiwaanmu ke rumah sakit jiwa?

Saya percaya karunia bernubuat, tapi kalo sedikit2 bernubuat, jangan2 itu lubuat buat?

Saya percaya karunia memberi, tapi saya ragu kalo karunia memberi yg diberikan Tuhan pada orang tertentu itu manifestasinya milih2 orang kalo mau memberi pertolongan.

Saya percaya ttg hidup didalam roh, tapi bukan berarti hidup didalam roh tiba2 bisa seenaknya sendiri bilang ke orang-orang kalau Tuhan pernah bawa kita melihat neraka atau surga kecuali sedang haluuu.

Saya percaya Tuhan bisa bicara ke hati setiap manusia, tapi kalo sedikit2 bilang "Tuhan bicara ini ke saya ttg kamu, Tuhan bicara itu ke saya ttg kamu", kenapa Tuhan tdk pernah bicara ttg perbuatan burukmu?

Saya percaya agama mengajarkan seseorang ttg mana benar mana salah, tapi klo setiap ada orang yg berbeda pandangan selalu dibilang salah, jangan-jangan kamu sedang mabuk agama?

Dan masih banyak lagi yg lainnya...

Point-nya apa?

Point-nya adalah, jangan lebay akhhh

Sumber : Status Facebook Aru Martino

Friday, June 26, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: