Jangan Fitnah Kiaiku

Oleh: Vinanda Febriani

 

Walaupun saya pribadi baru dua kali bertemu langsung dengan Kiai Yahya Cholil Staquf, yakni ketika event Jamaah Kopdariyah, saya telah banyak 'menyerap' ilmu dari apa yang beliau sampaikan.

Yang saya ingat dan semoga tidak salah dengar, beliau sedang mendakwahkan Islam Nusantara ala dakwah Walisongo hingga ranah Internasional. Ini saya dengar ketika beliau menjadi moderator diskusi Jamaah Kopdariyah, 19 April lalu. Pada acara Jamkop kala itu, Kiai Staquf untuk kedua kalinya 'ngerawuhi', namun berbeda suasana. Sebab pada Jamkop sebelumya, beliau menjadi narasumber, sedangkan malam hari itu, beliau menjadi moderator dan membawa pasukan yakni Kiai Ulil Abshar Abdalla bersama Mbak Ienas Tsuroiya, dua tamu istimewa dari USA yakni Iland berman, David Becker dan beberapa tamu lain.

 

 

Saya percaya sepenuhnya kepada beliau, saya hanya bisa berdo'a, mendukung dan ikut mendorong dengan semangat segala tindakan dan keputusan positif beliau untuk perdamaian Palestina. Sebab, saya sendiri belum mampu andil untuk kemerdekaan Palestina. Di indonesia sendiri saja, saya belum bisa andil, baru bisa ikut-ikutan 'ngerusuhi' saja. Hehehe.

Berikut saya cantumkan teks terjemahan apa yang disampaikan oleh kiai staquf. Tulisan siappun ini, saya ucapkan terimakasih, dan mohon izin copast 
#video #edukasi #fitnahpbnuisrael #gusyahya #wawancraajc

Beberapa Poin Penting Yang Disampaikan Oleh GUs Yahya Dalam Pertemuanya Wawancara Di ISRAEL Bersama AJC

#1
"The very fundamental choice that can give as an opportunity for solution we believe is a choice in Islamic term called RAHMAH, Rahmah is a compassion and caring about others"

Pilihan Fundamental Yang Bisa Kita Berikan Kesempatan Untuk Solusi kita percaya solusi ini, dalam istilah islam disebut RAHMAH, Rahmah Adalah Menyayangi dan Peduli Terhadap sesama

#2
we need to choose rahmah because it is the begining of anything, any good thing that we can hope after that if we choose rahmah justice because justice is not about demanding, but it also about the willing to provide justice for other

yang kita butuhkan untuk memilih rahmah karena itu adalah permulaan dari apapun, ada hal baik yang dapat kita harapkan setelah itu jika kita memilih keadilan rahmha karena keadilan bukan tentang menuntut, tetapi juga tentang kesediaan untuk memberikan keadilan bagi orang lain

#3
if people do not rahma do not have copassion and caring about the other these people will never be willing to provide justice to other so if I had to call, to make a call to the world I’ll do on to call the word “ lets us chosse rahma” so that we can have,

jika orang tidak rahma Tidak Memiliki KAsih Sayang Dan Kepedulian Terhadap Orang Lain, orang-orang ini tidak akan pernah bersedia memb

erikan keadilan kepada yang lain sehingga jika saya harus Menyerukan, untuk membuat Seruan ke dunia saya akan Menyerukan "mari kita Pilih rahmah" sehingga kita dapat Memperolehnya ( Kasih Sayang ).

Sumber video : Berbahasa Inggris (kiriman Gandhi Fatah Priangga via WA ), terjemah (sumber Youtube,link: https://youtu.be/CaxGDCUglyU )

 

 

(Sumber: Facebook Vinanda Febriani)

Tuesday, June 12, 2018 - 14:15
Kategori Rubrik: