Jangan Bohongi Rakyat Hanya Ingin Jadi Gubernur

ilustrasi
Oleh : Asrof Husin
Satu persatu apa yg dinyatakan Ahok terbukti kebenarannya, Anis itu jadi Gabener dgn membohongi rakyat, janjinya yg banyak itu tdk satupun ditepati, contohnya ttg penanganan banjir, sudah hampir 4 tahun teryata nol besar. Benar dan tepat apa yg dikatakan Ahok : Hanya ngomong doang yg santun tapi kerjanya mencuri uang rakyat, dan benar jika itu bajingan, bangsat dan teryata itu benar, Anis sudah triliunan menghamburkan uang rakyat tetapi bukan utk kepentingan rakyat, hanya utk hal2 yg tdk berguna, tertipu dgn bicara santun dan perkataan seiman, tetapi hanya bisa menata kata tapi bego kerja. Dan hebat definisi santun Ahok itu adalah berjuang mewujudkan keadilan sosial buat rakyat.
Pertanyaannya sekarang : Jika teryata Ahok yg menjadi Gubernur, bisakah dia menangani banjir JKT ?
Jika tdk ada masalah hukum yg dipaksakan ttg Ahok dan jika pd 2017 Ahok terpilih kembali menjadi Gubernur JKT, Apakah dia bisa mengatasi banjir yg terus terjadi di JKT ?
Saya akan menjawab : Bisa.
Karena Ahok pemimpin yg serius bekerja, tahu apa yg harus dikerjakannya utk menyelesaikan sebuah masalah, cerdas mencari solusi, hemat anggaran dan salah satunya adalah Ahok akan terus tancap gas normalisasi sungai/kali yg telah dikerjakannya. Saya yakin dgn apa yg dikerjakan Ahok maka banjir akan berkurang, bisa maksimal berkurang, mungkin bisa mencapai 70-80%, apalagi jika masyarakatnya bisa mau mudah diajak kerjasama, mau direlokasi/dipindahkan. Ahok sudah pasti akan mudah bisa bekerjasama dgn Presiden Jokowi dan Menteri PUPR M.Basoeki H, bisa dan mau menerima arahan.
Salah satu yg dilakukan Ahok dlm mengatasi banjir di JKT adalah harus membenahi, normalisasi Daerah Aliran Sungai ( DAS ), dikembalikan kebentuk semula. Semua bangunan yg terpaksa di DAS kena bongkar, semua ditertibkan, disediakan tempat tinggal, rumah susun yg terjangkau, milik seumur hidup hak tinggal dan bayarannya murah, menurut Ahok apabila semua itu dilakukan dgn baik, diyakini banjir tidak ada lagi di JKT.
Tetapi setelah Ahok tidak lagi jadi Gubernur dan dimasukan penjara dgn politik full sara, yg konon katanya utk memenangkan Gabener yg bego kerja ini habis sekian triliun.
Setelah Anis menjabat maka program normalisasi sungai yg telah berlangsung baik itu dihentikan, diganti istilahnya dgn naturalisasi sungai dan sampai sekarang tdk ada lagi kelanjutan normalisasi sungai itu.
Anis jadi Gabener itu bukan utk kerja, bukan utk membenahi kota JKT, tetapi hanya sekedar batu loncatannya saja utk menjadi Capres 2024 dan akhirnya benarlah apa yg dikatakan Ahok : " Jangan bohongi rakyat hanya karena kepengen jadi Gubernur ".
Kepemimpinan itu bukan masalah gender, bukan masalah suku dan agama, tetapi dia amanah dan betul2 serius mau bekerja membenahi berbagai sektor didaerahnya, tidak korupsi, bisa menghemat anggaran dan berjuang mewujudkan keadilan sosial buat rakyat.
Harusnya masyarakat sudah belajar dan tidak lagi mempertahankan kebodohan.
SALAM DAMAI.
NKRI HARGA MATI.
Sumber : Status Facebook Asrof Husin
Tuesday, February 23, 2021 - 12:00
Kategori Rubrik: