Jangan Berguru Pada Ustadz yang Abu-Abu

Dai

Oleh : Zaenal Maarif

Maaf, sudah lama saya tidak ngiklan, ijinkan sore ini saya melaksanakan apa yang menjadi himbauan Syari'at.

Namun sebelumnya, ijinkan pula saya untuk sekedar berbagi sesuatu yang menurut saya sangat penting.

Bolehkah berguru kepada Felix Siau, Gus Nur, Gus Nuril, Ustadz Kiwil, dan Ustadz ustadz Selebritis yang lainnya?

Jawabannya TIDAK BOLEH berdasarkan apa yang saya fahami dari Kitab Ta'limul Muta'allim, berikut teksnya:

أما اختيار الأستاذ: فينبغى أن يختارالأعلم والأورع والأسن، كما اختار أبو حنيفة، رحم الله عليه، حماد بن سليمان، بعد التأمل والتفكير،

Adapun memilih guru: hendaklah memilih yang lebih alim, waro' (makna mudahnya ahli menjaga diri dari Haram Syubhat) dan juga lebih tua usianya. Sebagaimana Abu Hanifah setelah lebih dahulu memikir dan mempertimbangkan lebih lanjut, maka menentukan pilihannya Syaikh Hammad Bin Abu Sulaiman.

Syarat menjadi 'Alim adalah belajar dan syarat belajar termasuknya belajar dari Orang Alim, dan belajar dalam hal Ilmu agama tidaklah cukup dengan hanya membaca saja. Ini baru satu syarat saja, belum yang lainnya....

Kita ini punya Ulama kaliber internasional yang memenuhi semua syarat di atas, Simbah Yai Maimoen dan Simbah Yai Mushthofa Bisyri, lalu jika ada emas, kenapa pilih tembaga?

Jika sudah ada Madu Suwuk kenapa pilih yang lain? Lha ini sangat aneh kan?

Tetapi terus terang, memang tidak semuanya orang yang sembuh dari penyakitnya dengan Madu Suwuk dan Jamu Suwuk, walaupun sudah banyak penyakit penyakit yang seperti sudah tidak masuk akal malah sembuh. Minimal dengan mengkonsumsi keduanya, sudah ada dua alasan yang sangat kuat, satu, perpaduan Madunya yang unik, sehingga dengan demikian masalah khasiyatnya tentu akan saling melengkapi juga, lalu kitapun secara otomatis beriman dengan informasi Al Quran dan telah tanpa sengaja menjalankan Sunnah Nabawiyyah, keduanya memang telah disuwuk, harapannya pasti dengan kalimah kalimah baik akan memoengaruhi khasiyat keduanya lebih dahsyat.

Salam Kebelet ToniBoster

Sumber : Status Facebook Zaenal Maarif

Tuesday, December 12, 2017 - 13:15
Kategori Rubrik: