Jakarta Banjir, Yang Penting Seiman Bro

ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Sebuah kekeliruan (untuk tidak menyebut sesat pikir), jika menyebut Jakarta sudah bebas banjir..

Bang Foke, Jokowi, Ahok dan Djarot bekerja amat keras mengurangi ribuan titik banjir selama 10 tahun trakhir.. Alhasil, dari 2000an titik banjir di akhir rezim Foke, berhasil direduksi menjadi 80an titik di awal 2017..

Artinya, titik banjir ya masih ada dan relatif banyak

Apakah kerja keras gubernur2 itu cukup? 
Tidak.. 
Bantuan pemerintah pusat sangat besar. Pemprov ngga bs kerja sendiri karena dana penanggulangan banjir sangat besar.

Artinya, kalo pusat ngga gerak, titik banjir pasti membesar lagi. Misal, kerusakan lingkungan di Bogor atas membuat kerja keras di dalam kota Jakarta bisa sia2, jika kerusakan lingkungan itu ngga diatasi. Maka urusannya udah lintas provinsi ya ditangani pusat

Saat ini..
Problemnya justru pada "mekanisme pertahanan diri" dari Anies Baswedan thdp kritikan masyarakat. Salah satunya KEUKEUHnya dia untuk TIDAK MAU menggusur warga bantaran yang ilegal. Janji kampanyenya terlalu muluk

Coba bayangkan..
Kemen PUPR sudah memyediakan dana untuk menormalisasi kali Ciliwung di segmen Manggarai-Tebet, tapi dana itu akhirnya di-grounded dari APBN 2019 karena Anies tidak mau membebaskan lahan DAS Ciliwung yang diduduki ribuan pemukim ilegal sepanjang tahun 2018

(Akibatnya, Proses normalisasi dari perbatasan Depok sd Manggarai (19 km) baru selesai 56%. Sementara mandeg)

Hitung pula kembali jebolnya tanggul di kawasan Jatipadang karena lebar kali Pulo di area itu hanya 2-3 m. Mosok kali cuman segitu lebarnya..

Juga kembali tergenangnya beberapa titik yang semula sudah bebas banjir karena perawatan dan kontrol melemah

(Dari akhir 2017 (start rezim Anies), tanggul kali Pulo di Jatipadang sudah 5x jebol. Karena Anies TIDAK BERANI menggusur warga bantaran)

Maksud saya begini..
Banjir yang trjadi dalam 2 hari ini tentu saja adalah KENISCAYAAN. Hujan sangat lebat dan terus menerus.. Ingat, mash ada skitar puluhan titik banjir..

Problemnya adalah Anies INKOMPETEN..
Dia bahkan defensif. Kritikan warganet disambutnya dengan narasi2 yang sinis.
Padahal dia bisa bilang, "kami terus berjuang mengatasi banjir. Kami butuh masukan masyarakat.."

Perbedaan politik dan keengganan Anies mengakui program2 Jokowi-Ahok yang bagus membuat blunder

Buat para oposisi Anies alias temen2 saya..
Kritikan sebaiknya proporsional..
Jangan juga sinis thdp banjir Jakarta brlebihan..
Karena ya Jakarta bakal mash banjir kalo hujan lokal plus kiriman air hujan dsri Bogor sangat deras seprti Minggu malam dan Senin sepanjang hari kemren.

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Thursday, March 7, 2019 - 14:00
Kategori Rubrik: