Jagalah Pikiran, Perkataan Dan Perbuatan

ilustrasi

Oleh : Iwan Wira Adinata

Kegelisahan atau ketenangan perasaan adalah salah satu contoh alternatif hasil dari Perbuatan dan Perkataan yang dikendalikan oleh Pemikiran pada saat menghadapi suatu kondisi.

Misalnya saat Ahok dinyatakan kalah dalam pilkada DKI, Ahok mengajarkan bahwa kekalahan adalah sebuah hasil yang wajar dalam demokrasi. Terbukti para pendukung Ahok dapat tersenyum dan mengarahkan kondisi sedih menjadi tenang dan menjadi sebuah peristiwa Karangan Bunga Terimakasih yang luar biasa. Setiap orang menjadi gembira dan berfotoria didepan karangan bunga yang bertebaran.

Jika pada saat itu ada yang merasa tidak puas dan memprotes padahal berada di pihak yang menang, maka dapat disimpulkan bahwa Pemikirannya telah membuat dirinya merasa tidak puas.

Semoga kedua contoh diatas dapat memberikan gambaran pentingnya menjaga Pikiran, Perkataan dan Perbuatan.

Ada sebuah kondisi yang sangat mengkhawatirkan ketika Pikiran yang dijalankan hanya mengikuti Pikiran orang lain dan menghasilkan Perkataan atau Perbuatan yang diinginkan oleh orang tersebut.

Maka sangat penting untuk mandiri dalam berpikir dan berani menggunakan pikirannya untuk menguji sebuah slogan kebenaran yang dibawakan dengan indah oleh orang lain. Orang orang jaman dulu mungkin kesulitan melakukan pengujian pada saat itu tetapi tidak untuk kondisi saat ini yang sudah gampang untuk mendapatkan informasi dari berbagai sumber.

Digitalisasi informasi sudah sangat membantu dalam mendapatkan informasi yang benar dengan metode pemeriksaan ke beberapa sumber seperti institusi institusi berita, pendidikan ataupun orang orang yang sudah menghasilkan karya nyata yang diakui keilmuannya.

Mawas diri sangat penting ketika mulai berlatih untuk berpikir mandiri dengan berlatih sabar saat mendapatkan informasi dan tidak terburu buru menyimpulkannya. Kesabaran dengan didukung semangat positif merupakan mental yang tepat dalam menjaga Pikiran, Perkataan dan Perbuatan.

Tulisan saya ini sangat bertentangan dengan slogan Gunakan Akal Sehat untuk mendukung Ego Kebencian yang ditujukan pada seseorang. Silahkan diuji kemandiran berpikirnya apakah sesuai fakta dan apakah sedemikian Sehatnya Diri Sendiri sampai berhak menilai Manusia lain. Adil dalam menilai seperti ketika sedang berkaca pada diri sendiri merupakan sebuah Kendali yang ampuh pada saat manjaga Pikiran, Perkataan dan Perbuatan.

Sayapun masih terus belajar dan semoga tulisan ini dapat membantu untuk teman teman yang tertarik mandiri dalam berpikir.

Sumber : Status Facebook Iwan Wira Adinata

Monday, April 15, 2019 - 07:45
Kategori Rubrik: