Jadilah Muslim yang Terbunuh, Bukan Membunuh (Catatan Kudeta Turki)

Oleh: Ainun Najib
 

Alhamdulillah kudeta di Turki sudah digagalkan dan stabilitas kembali dipulihkan.

Saya pribadi cukup tenang mengikuti perkembangan kudeta Turki karena yakin dengan hadits Rasulullah SAW yang dikutip oleh Syaikh Ahmad Saad al Azhari di kuliah online beliau (in English) tentang elemen keempat agama Islam (setelah Iman, Islam & Ihsan) yakni 'ilmu as-sa'ah (ilmu akhir zaman):https://vimeo.com/ondemand/endoftimescourse/171846221

Hadits tentang tanda-tanda akhir zaman yang beliau kutip menyebutkan tentang fitnah (chaos) yang akan bermula dari Iraq, lalu menjalar ke Mesir dan daerah-daerah Arab sekitarnya bahkan hingga ke "ujung semenanjung Arab" yakni Yaman dan sampai ke Syam (Syria) maka berhenti di sana dan setelahnya akan terjadi "massive killings".

Hadits tanda akhir zaman ini sangat nanar merujuk pada rententan ujian umat Islam era ini: "Iraq Invasion", "Arab Spring" hinggalah pembantaian membabi-buta (indiscriminate killings) oleh ISIS dan simpatisannya di seluruh dunia.

Fitnah/chaos itu sudah di Syria dan itulah pemberhentian terakhir. Karenanya saya tenang dan yakin Turki, atau negara muslim manapun yang lain, insya Allah tidak akan sampai chaos.

Dan apa nasehat Rasulullah untuk kita umat Islam dalam hadits beliau ketika zaman ini tiba? Berdiamlah jangan ikut-ikutan bahkan seakan-akan kalau bisa jadi batu jadilah batu. Lalu ini yang agak pedih: jadilah muslim yang terbunuh dan janganlah menjadi muslim yang membunuh.

May God protect us all.

 

(Sumber: Status Facebook Ainun Najib)

Saturday, July 16, 2016 - 13:15
Kategori Rubrik: