Jadilah Muslim Liberal Agar Kau Menjadi Muslim yang Adil

ilustrasi
Oleh : Ade Winata
Masih ingat ISIS, organisasi Islam paling berdarah dan brutal sepanjang abad ini.
Kelompok jihadis pun terasa moderat bila dibandingkan dengan ISIS.
Praktek jaman barbar bisa hidup kembali melalui tangan ISIS, seperti perbudakan, pemerkosaan, pemenggalan dll.
Yang ajib, ISIS bertindak dengan ada nya dalil , kalau anda membaca majalah-majalah ISIS, semua tindakan nya ada dalil nya.
Misal perbudakan. Memang begitulah, bila suatu pasukan berhasil menaklukkan lawannya, istri dan anak nya menjadi budak, dan laki-laki nya boleh dibunuh. Ini praktek yang biasa di puluhan abad yang lalu, dan ummat islam pun melakukannya dulunya.
Akhir kata, ISIS pun kalah, bila kita memakai logika Eye for eye, harusnya anak-anak dan istri2 pejuang ISIS menjadi budak orang-orang yang menaklukannya.
Namun, kita hidup di dunia yang telah mengenal HAM, kita paham, sebajingan apapun manusia tersebut, dia punya hak untuk diperlakukan sebagai manusia.
Sekarang orang-orang ISIS, diperlakukan sebagaimana layaknya tahanan di jaman modern, anak dan istri-istrinya ditampung dipengungsian, menunggu bila negara asal mau mengambil. Hak-hak dasar nya tetap ada.
------
Di Indonesia, ada organisasi bajingan, namanya FPI.
Namun dikala mereka diperlakukan dengan tidak layak, HAM anggota nya dicerabut, nyawa anak-anak mudanya diambil secara paksa tanpa melalui mekanisme yang benar.. Ini gak benar
Tentu kalau yang berteriak itu adalah PKS, atau islam revivalis lainya, ya gak ada yang istimewa, karena memang satu lingkangan pertemanan.
Namun betapa indah nya, yang berteriak membela hak-hak FPI, baik secara organisasi dan HAM adalah seperti YLBHI dan Kontras..
Karena mereka yang juga biasanya dikafirkan atau digebuk oleh FPI karena membela hak-haknya LGBT ataupun Ahmadiyah.
Karena apa, prinsip tidak mengenal lawan atau kawan. dia hanya perlu dijalankan tanpa ada kompromi..
So.. Jadilah Muslim Liberal, agar kau menjadi Muslin yang Adil
Sumber : Status Facebook Ade Winata
Monday, January 11, 2021 - 19:30
Kategori Rubrik: