Jadi Peluru Siapa?

ilustrasi

Oleh : Ma'rufin Sudibyo

Kala sebutir peluru melesat dari laras senapan dg laju melampaui kecepatan suara, masalah yg dihadapinya adalah bagaimana bisa menuju target di tengah faktor eksternal & faktor internal (impurities, distribusi massa yg tak homogen dll) yg mempengaruhinya.

Fisika punya setengah solusi cerdik: membuat peluru berotasi (berputar pada porosnya) sehingga tercipta gaya giroskopik yg mengeliminasi kemungkinan defleksi oleh faktor internal. Gaya giroskopik juga memastikan pusat tekanan pada peluru tetap di belakang pusat massanya. Saat stabilitas tercapai, peluru tinggal mengelola faktor eksternal (meliputi gravitasi, gesekan udara & tiupan angin) guna mencapai target dg presisi tinggi. Dan itu bergantung pada skill penembak.

Rotasi peluru bisa searah jarum jam, bisa juga berlawanan. Yg jelas tak boleh terlalu besar karena bisa merusak peluru. Seberapa besar rotasi peluru yg ditembakkan sebuah senjata api dan kemana arah rotasinya bergantung pada tiap-tiap produsen senjata. Ini menyediakan sejenis 'sidik-jari khas peluru.'

Dalam peristiwa 21-22 Mei 2019 setidaknya 1 dari 8 korban tewas memiliki luka tembak akibat peluru tajam. Uji balistik pada peluru itu menunjukkan berotasi searah jarum jam. Ini sangat berbeda dibanding senjata² Polri, yang selalu melesatkan peluru dg rotasi berlawanan arah jarum jam.

Peluru siapa? Karena itu juga bukan dari TNI, mengingat dalam runtun waktunya pasukan TNI baru diterjunkan pada 22 Mei siang. Itupun dg RoE (rules of engagement) yg ketat sesuai standar militer yang diperbantukan, yakni tanpa menenteng senjata api. Dari Polri? Juga bukan, karena arah rotasi peluru bertolak belakang dg senjata² Polri. Diperkuat dg protap antisipasi demonstrasi yg tidak memperbolehkan penggunaan peluru tajam.

Jadi, itu peluru siapa?

Sumber info : Majalah Tempo edisi 25 Mei 2019, Laporan Utama. 
Foto hasil coretan sendiri

#fisikadikehidupanseharihari 
#pendidikanmencerahkan

Sumber : Status Facebook Ma'rufin Sudibyo

Monday, May 27, 2019 - 10:15
Kategori Rubrik: