Izinkan Masyarakat Berdaya

ilustrasi

Oleh : Alim

Di mana pengelola negara memiliki keterbatasan untuk memberi fasilitas, masyarakat memiliki jalan untuk menyelamatkan diri. Saat pemerintah mengalami krisis ekonomi, nyatanya masyarakat ya masing-masing punya cara untuk bertahan hidup.

Ketika negara tidak bisa membangun fasilitas pendidikan secara merata, masyarakat membangun sekolah secara mandiri. Demikian juga soal fasilitas layanan kesehatan, banyak elemen masyarakat yang mendirikan rumah sakit secara mandiri.

Di saat krisis kesehatan seperti sekarang, di mana negara tidak bisa menyediakan alat perlindungan diri, ijinkan masyarakat menyediakan untuk diri sendiri. Masker langka, baju APD sulit dicari, disinfektan berbasis alkohol lenyap dari pasaran, banyak Rumah Sakit Muhammadiyah bikin APD sendiri, bahkan RSUD yang notabene milik pemerintah ada yang pakai mantol plastik. Jadi ijinkan masyarakat berkreasi.

Gerakan produksi masker untuk masyarakat seperti yang dilakukan Drone Emprit, Mas Ismail Fahmi, merupakan bentuk usaha masyarakat berdaya dalam menjaga kesehatan diri. Demikian juga produksi Chamber Disinfeksi yang dilakukan banyak elemen masyarakat.

Khawatir kualitas dan keamanan? Ya kalau gitu diarahkan, jangan dilarang-larang dan diteriaki tidak standar sementara negara tidak menyediakan yang menurutnya standar. Justru sebaiknya diarahkan agar memenuhi standar keamanan dan kemanfaatan, syukur-syukur memberi insentif, bukan malah memberi bailout trilyunan kepada pengusaha. (Bukan begitu, Gus Mahmud Syaltout?)

Satu lagi bukti bahwa masyarakat bukan benda mati. Ketika negara tidak melakukan lockdown, masyarakat yang sudah biasa melakukan apa-apa secara mandiri ya melakukan lockdown wilayah mereka sendiri tanpa arahan yang baik. Memang banyak kekeliruan teknis yang terjadi.. karena tidak ada arahan yang jelas.

Jadi sekarang gimana? Mau semua diatur sendiri tapi nyatanya nanggung semua atau kerjasama dengan masyarakat secara serius?

Sumber : Status Facebook Alim

Monday, March 30, 2020 - 10:45
Kategori Rubrik: