Itu Sebabnya Dia yang Jadi Presiden, Bukan......

ilustrasi

Oleh : Herry Tjahjono

Celetukan JK :
Berdamai dengan Corona ? Kalau virusnya ngga mau ?

JK seperti menafikan sebuah wacana bahwa ajakan damai dari Jokowi itu lebih sebagai kiasan atau simbolis, dan sesungguhnya bermakna dalam.

Celetukan pedas lainnya : "Indonesia itu harus punya kontribusi terhadap dunia dalam bidang sains untuk penanganan Corona. Jangan selalu minta dari China."

Lalu, apa yang dilakukan Jokowi ? Pertama, dia tak menanggapi semua manuver verbal JK.

Kedua, dia membalasnya dengan karya. Jokowi memang bukan pendekar kata, tapi pendekar karya.

Dan kemarin pada saat "Hari Kebangkitan Nasional", Jokowi sebagai presiden meluncurkan berbagai produk riset percepatan penanganan Covid-19.

"Dunia sedang beradu cepat dalam menangani wabah Covid-19. Kita harus menjawabnya dengan inovasi serta karya nyata....."

Maka peringatan "Hari Kebangkitan Nasional" tanggal 20 Mei 2020 kemarin menemukan momentum terbaiknya.

Serangan "apa-apa minta dari China" dijawab tuntas dengan karya-karya hebat anak bangsa. Ada 9 produk riset, sebagian di antaranya seperti :

PCR Test Kit Covid-19, Rapid Diagnostics Test IgG/IgM Covid-19, Emergency Ventilator #BPPT3S, Imunomodulator Herbal Asli Indonesia, Plasma Convalesence, dst.

Serangan "apa-apa minta dari China" dijawab tuntas dengan karya-karya hebat anak bangsa. Ada 9 produk riset, sebagian di antaranya seperti :

PCR Test Kit Covid-19, Rapid Diagnostics Test IgG/IgM Covid-19, Emergency Ventilator #BPPT3S, Imunomodulator Herbal Asli Indonesia, Plasma Convalesence, dst.

Serangan tajam itu langsung teredam dan jadi melempem lewat berbagai karya nyata anak bangsa yang membanggakan.

Karya-karya itu langsung bermanfaat bagi rakyat, membanggakan bagi bangsa. Sedangkan jika Jokowi membalasnya dengan kata, yang mendapatkan manfaat adalah lawan serta para oportunis politik dan hanya memalukan bangsa.

Jokowi adalah pendekar karya, yang sering membungkam lawan dengan telak. Jurus karyanya sering menghancurkan lawan tanpa terasa. Itu sebabnya Jokowi yang jadi presiden, bukan lainnya, bahkan juga bukan JK.

By : HT

https://finance.detik.com/…/rapid-test-hingga-robot-raisa-i…

https://amp.kompas.com/…/jusuf-kalla-indonesia-harus-berkon…

Sumber : Status Facebook Herry Tjahjono

Thursday, May 21, 2020 - 23:45
Kategori Rubrik: