Isu PKI Bangkit Kekhawatiran Publik?

ilustrasi

Oleh : M Yusmadi

Peringatan
Jangan Terlalu Serius Membaca Tulisan Ini
Di Asyikin Saja
Namanya Juga Dunia Maya
Bukan Dunia Kartika
Lina Ataupun Diana

Isu PKI Bangkit ?
Murni Kekhawatiran Publik ?
Ataukah Untuk Kepentingan Politik ?

Sejak Beberapa Masa Reformasi
Mulai Dari Era Almarhum Gus Dur
Megawati Soekarnoputri
(Minus SBY)
Hingga Jokowi
Isu PKI Bangkit Sering Di Jadikan Alasan Oleh Segelintir Orang Yang Tidak Puas Dengan Keadaan
Entah Itu Keadaan Ekonomi
Keadaan Keimanan Dan Ketakwaan
Keadaan Tata Pola Pemerintahan
Ataupun Keadaan Hati Yang Galau Karena Di Tinggal Mantan

Isu PKI Menjadi Lebih Ramai Setelah Pemerintah Mulai Bersikap Keras Terhadap Paham Paham Radikal Yang Bisa Membahayakan Kebhinekaan Indonesia
Seiring Ketegasan Sikap Pemerintah Itu
Di Mana Mana Isu PKI Bangkit Semakin Mengemuka
Bahkan Sebagian Besar Malah Keluar Dari Mulut Mereka Yang Sebenarnya Tidak Memahami Secara Benar Apa Dan Siapa Itu PKI

Sepengetahuan Mereka
Komunis Artinya Anti Agama
Komunis Itu Artinya Benci Ulama
Komunis Itu Artinya Tidak Mengakui Eksistensi Tuhan Yang Maha Kuasa

Bahkan Anggapan Mereka Soal Komunis Ternyata Mengandung Rasisme
Kenapa ?
Karena Mereka Menganggap Komunis Itu Pasti Adalah Negara Cina
Mereka Aktif Mencaci Maki Cina
Segala Hal Berbau Cina

Anehnya
HP Yang Mereka Pegang
Televisi Yang Mereka Lihat
Mainan Yang Mereka Beli
Songkok Yang Mereka Pakai
Sajadah Yang Mereka Duduki
Tidak Ada Made In Tanah Abang
Ataupun Made In Glodok
Semuanya Adalah Made In Cina
Meskipun Di Beli Di Tanah Abang Dan Glodok Sana

Ada Sih Made In Turki
Tapi Kalah Bersaing Soal Harga Dan Tampilan Dengan Produk Made In Cina
Da Turki Mah Apa Atuh
Cuma Menang Sinetron Dan Kebab Doang

Sebagai Info Tambahan
Di Jeddah
Makkah
Madinah
Yang Kita Temukan 99 % Adalah Barang Produksi Cina
Apakah Ini Artinya Komunis Sudah Masuk Arab Saudi ?
Apakah Ini Maknanya Cina Sudah Menguasai Negara Pemilik 2 Tempat Paling Suci Umat Islam ?

Jika Barometernya Komunis Itu Berarti Cina
Logikanya Rakyat Arab Saudi Harus Lebih Khawatir Daripada Rakyat Indonesia
Pernahkah Terdengar Rakyat Arab Saudi Teriak Teriak Awas Komunis ?
Atau Teriak Anti Cina ?

Kalau Teriak Indonesia Bakhil Sih Iya
Konon Penyebabnya Jama'ah Haji Dan Umroh Indonesia Memang Di Kenal Ahli Tawar Menawar Harga Ketika Disana
Yang Tidak Bisa Di Tawar Itu Cuma 2 Saja
Yaitu Petai Dan Jengkol
(Karena Memang Tidak Ada Disana)

Sejarah Mencatat
Faktanya Pengikut Paham Komunis Itu Justru Berasal Dari Umat Yang Beragama

Artinya Meskipun Mereka Berpahamkan Komunis
Tetapi Mereka Malah Masih Tetap Percaya Dengan Agama
Contohnya
✓ Haji Misbach & Haji Datuk Batuah (Indonesia)
✓ Sayyid Fakhrul & Sayyid Ahmad Baraqbah
✓ Husein Al Rahhal (Tokoh Komunis Irak)
✓ Mahmud Husni Al Urabi (Tokoh Komunis Mesir)
✓ Ridwan Al Hilu (Tokoh Komunis Palestina)
✓ Fu’ad Shamali (Tokoh Komunis Libanon)
✓ Haji Ali Abdul Qodir (Tokoh Komunis Prancis)
✓ Haji Ma Jun (Tokoh Komunis Cina)
✓ Abdullah Ba Dhib (Tokoh Komunis Yaman)

Sejak Dahulu
Isu PKI Bangkit Kebanyakan Di Pakai Oleh Pihak Pihak Yang Mengaku Takut Indonesia Menjadi Negara Yang Tidak Bertuhan

Lucunya
Mereka Yang Suka Menyebarkan Kebencian Tersebut Mengaku Sebagai Umat Yang Bertuhan
Tetapi Aksi Provokatif Mereka Malah Mengatas Namakan Tuhan
(Bertuhan Tapi Memperalat Tuhan)

Isu PKI Bangkit Adalah Gaya Lama Yang Di Daur Ulang Kembali
Isu Ini Menjadi Jadi Setelah Di Blow Up Secara Serentak Dan Sistematis Di Media Maupun Di Kalangan Masyarakat Yang Tidak Memahami Secara Jelas Tentang Perbedaan Di Antara
Komunis
Atheis
Kapitalis
Teralis
Sifilis
Kismis
Dan Kumis

Isu PKI Bangkit Muncul Setiap Ada Permasalahan Politik
Entah Itu Karena Ketidak Sukaan Dengan Pemimpin Secara Personal
Atau Karena Ketidak Puasan Dengan Tata Cara Pemerintahan

Tapi Di Balik Itu Semua
Tentu Saja Faktor Utamanya Karena Kepentingan Politik Semata
Ingat
PKI Dulu Ada Karena Kepentingan Politik
Pembubaran Serta Pemberangusan Simpatisan PKI Pun Sarat Dengan Kepentingan Politik

Kemudian Timbul Pertanyaan
Siapa Pelaku Penyebar Isu PKI Bangkit ?
Dalam Mengolah Bahan Fitnah Dan Adu Domba
Harus Ada Pihak Yang Di Rugikan
Dan Pihak Yang Di Untungkan
Jadi Untuk Mencari Siapa Pelakunya
Tinggal Di Lihat Saja
Siapakah Pihak Yang Paling Di Untungkan Dari Merebaknya Isu Kebangkitan PKI Ini

Intinya
Isu PKI Bangkit Ini Sebenarnya Gak Ada Jiwa Kreatif Sama Sekali
Mereka Yang Teriak Isu Awas PKI
Bisa Di Pastikan Ya Kelompok Yang Itu Itu Juga
Mereka Yang Pesan Bendera PKI Di Sablon
Mereka Yang Bakar Bendera PKI Yang Di Pesan Tadi
Giliran Di Tanya Mana PKInya ?
Kenapa Tidak Di Tangkap Sekalian ?
Mereka Cuma Bisa Jawab
Bendera Ini Hanyalah Simbolis Belaka
Simbolis Jidat Mu

Bendera Di Pesan Sendiri
Di Demo Sendiri
Di Orasi Sendiri
Di Bakar Sendiri
Di Teriakin Sendiri
Kira Kira Itu Normal Atau Abnormal Ya ?
Saya Yakin Mimi Peri Juga Pasti Ketawa Melihat Hal Ini

Baiklah
Sedikit Serius Sekarang

Paham Komunis Memang Berbahaya Bagi Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara
Sebab Mereka Menganggap Agama Adalah Candu
Dan Mengekang Kebebasan Berekspresi Manusia

Akan Tetapi Kenyataannya
Sekarang Ruang Gerak Kaum Komunis Justru Sangat Terbatas
Keruntuhan Negara Berpaham Komunis Di Seluruh Dunia Menjadi Penyebab
Komunis Kehilangan Daya Tariknya

Oleh Karena Itu
Saat Ini
Yang Harus Lebih Di Waspadai Justru Adalah Maraknya Keberadaan Aliran Aliran Radikal Di Indonesia
Kaum Yang Gemar Mengumbar Kebencian Ini Bisa Bergerak Secara Leluasa Dengan Memanfaatkan Isu Agama Untuk Membenarkan Segala Aksi Mereka

Berdasarkan Sejarah
PKI Telah Sukses Menorehkan Rasa Sakit Di Indonesia
Maka Siapapun Pasti Tidak Akan Lupa Dengan Rasa Sakitnya

Demikian Pula Sama Halnya Dengan DI/TII
Wahabi
Ataupun HTI
Kelompok Pemberontak Dan Pengkhianat Bangsa Yang Rajin Memakai Simbol Agama

Mereka Adalah Pihak Yang Paling Bertanggung Jawab Ketika Terjadi Pertikaian Dan Perselisihan Di Antara Sesama Saudara Sebangsa

Jadi
Jika Di Tanya Lebih Berbahaya Yang Mana ?
Secara Logika Keduanya Jelas Berbahaya

But (Di Baca Bat Loh Jangan Di Baca But)
Berhubung Komunis Sudah Kehilangan Taji
Maka Yang Tersisa Sekarang Tentu Aliran Radikal Seperti Wahabi
Ataupun Simpatisan DI/TII Dan HTI
Mereka Adalah Kelompok Ekstrim Berjubah Agama
Onta Berbulu Domba
Yang Masih Aktif Menebar Teror Di Bumi Khatulistiwa
Dan Memecah Belah Serta Memprovokasi Masyarakat Yang Awam Ilmu Agama

Sejatinya Paham Komunis Memang Sudah Sekarat
Uni Soviet Tamat
Yugoslavia Wafat
Cina Menjadi Kapitalis
Rusia Menjadi Sosialis
Vietnam Telah Berubah
Laos Menjadi Ramah
Benteng Terakhir Komunis Murni Hanya Tersisa Korea Utara
Itupun Semakin Tergerus Karena Pengaruh Modenisasi Dunia

Sedangkan Paham Radikal Yang Selalu Mengatasnamakan Agama Di Dalam Aksi Terornya
Justru Semakin Berani Dan Mewabah Di Mana Mana
Libya Hancur Karena Isu Sara
Syiria Luluh Lantak Karena Isu Agama
Dan Sekarang Kaum Radikal Menjadikan Indonesia Sebagai Target Mereka

Inilah Penyebab Mengapa Aliran Radikal Menjadi Lebih Berbahaya Di Bandingkan Paham Komunis
Karena Komunis Terbukti Telah Tersisih Di Berbagai Penjuru Dunia
Sedangkan Paham Radikal Kian Mantap Bersembunyi
Dan Bermain Siasat Menyusup Kemana Mana
Di Bidang Pertahanan
Di Bidang Pemerintahan
Di Bidang Ekonomi
Di Bidang Kesenian
Terlebih Lagi Di Bidang Agama
Mereka Meletakkan Bom Waktu Yang Bisa Meledak Setiap Saat
Bom Yang Menjadi Senjata Utama Untuk Meluluh Lantakan Kehidupan Suatu Bangsa Dan Negara

Oleh Karena Itu
Wajar Saja Jika Semua Tokoh Tokoh Agama Terkemuka Di Penjuru Dunia Mengatakan Bahwa Aliran Radikal Bukanlah Representasi Dari Umat Islam
Aliran Radikal Adalah Racun Bagi Suatu Agama
Agama Apapun Itu

Walhasil
Komunis Memang Berbahaya
Tapi Mereka Tidak Menjual Nama Tuhan Dan Isu Agama Di Dalam Aksi Politiknya
Sedangkan Gerakan Yang Menggunakan Isu Agama Itu Justru Menjadi Jauh Lebih Berbahaya
Karena Mereka Berani Dan Tega Menipu Umat Beragama
Mereka Adalah Kaum Yang Mengaku Membeka Agama Namun Dengan Cara Mempolitisasi Agama

Sebenarnya Anjuran Untuk Berhati Hati Terhadap Kemunculan PKI Itu Adalah Hal Yang Wajar Wajar Saja
Sebagai Bangsa Yang Pernah Terluka Oleh Pengkhianatan PKI Maka Peringatan Tersebut Memang Tidak Boleh Di Pandang Sebelah Mata

Tapi Sekali Lagi Sebagai Generasi Milenial Dan Kekinian Kita Harus Bisa Berjiwa Kritis
Dan Berpakaian Terbuka
Oh Maaf
Berpikiran Terbuka

Jangan Bisanya Cuma Menari Di Tok Tok
Dan Gencar Bikin Konten Untuk Menggaet Subcribers Di Aplikasi Yusuf
Atau Ramai Ramai Follow Akun Tante Pemersatu Bangsa Belaka

Kita Semestinya Harus Mampu Menelaah
Dan Memilah Mana Bentuk Himbauan Yang Benar Benar Fakta
Mana Yang Cuma Sekedar Fitnah
Dan Adu Domba Untuk Kepentingan Politik Belaka

Karena Itulah
Mewaspadai Bahaya PKI Sebagai Himbauan Untuk Mawas Diri Memang Harus Tetap Ada
Namun Berhati Hati Terhadap Kelompok Yang Menggunakan Isu Adanya PKI Untuk Membuat Keresahan Dan Adu Domba Antar Sesama Anak Bangsa Itu Tidak Kalah Pentingnya

Jangan Sampai Framing Isu PKI Ini Berhasil Memecah Belah Persatuan
Dan Menimbulkan Kecurigaan Berlebih Di Antara Sesama Rakyat Indonesia Sendiri

Janganlah Hanya Karena Terlalu Fokus Kepada Isu Kebangkitan PKI
Membuat Rakyat Indonesia Lengah Dengan Merebaknya Idelogi Yang Tidak Kalah Berbahayanya.
Yaitu Gerakan Radikalisme Berbungkus Agama

Ibarat 2 Sisi Mata Uang Koin
Maka Komunis Dan Radikal Saling Bersisian Satu Dengan Yang Lain
Jika Komunis Di Sebut Aliran Ekstrim Kiri
Maka Radikal Di Gelari Aliran Ekstrim Kanan
Jika Komunis Telah Tamat
Maka Aliran Radikal Justru Melakukan Operasi Senyap

Akhir Kata
Tulisan Ini Bukanlah Sebuah Analisa
Bukan Pula Karya Sastra
Tulisan Ini Hanyalah Media Perajut Kegundahan Remaja Generasi 90'an Yang Masih Merindukan Masa Masa Indahnya Pacaran Secara Online Meskipun Dengan Koin Terbatas Lewat Telpon Umum Di Ujung Gang

Pesan Dari Tulisan Ini
Janganlah Terlalu Takut Terhadap Isu Itu Dan Ini Yang Ramai Di Berbagai Media
Waspada Boleh
Terlalu Goblok Ya Jangan
Justru Yang Lebih Penting Untuk Di Waspadai Itu Masih Adakah Akun Alternatif Tante Tante Lainnya Yang Bisa Di Jadikan Sebagai Alat Pemersatu Bapak Bapak Di Indonesia ?

Tulisan Ini Di Akhiri Dengan Kata Kata Bijak Di Akun Akun Sosial Media Yang Viral Karena Menyuguhkan Ketegangan Ketika Memandang

Ada Yang Bulat Tapi Bukan Donat
Ada Yang Kejang Tapi Bukan Batang
Ada Yang Menonjol Tapi Bukan Pentol
Ada Yang Menyempil Tapi Bukan Pentil

Hareudang Hareudang Hareudang

Sumber : Status Facebook M Yusmadi

Tuesday, June 2, 2020 - 09:30
Kategori Rubrik: