Isu Agama Sampai 2020

Oleh: Thomy Setiawan

 

Saya punya firasat, Indonesia ini akan jadi bangsa besar.... Tapi proses menjadi besar itu butuh "pengesahan" alias butuh "ontran-ontran" sebagai pengantarnya

Seperti Eropa yang menjadi besar pasca holocaust dan PD II

 

 

Indonesia pun begitu....
Tapi itulah bentuk ujian dari Gusti Allah...

Layakkan kita menjadi bangsa yang besar? Inilah yang harus dibuktikan dulu

Maka akan diturunkanlah ujian dari Allah berupa "ontran-ontran" itu....

Firasat saya, akan ada sesuatu yang menghebohkan di 2020

2019 Pakdhe Jokowi akan melenggang 2 putaran, insya Allah....

Tapi 1 tahun pasca kemenangan kedua beliau, terjadilah puncak kemarahan dari mereka yang merasa "tersingkirkan"....2020....

Ini bukan ilmu paranormal atau ramalan. Ini sekedar membaca trend ...

Lihat:
Maraknya pemakaian isu agama, sekaligus ambisi dari para elit politik yang menyertainya...

Kenapa 2020..?
Kenapa 1 tahun setelah Pilpres 2019?

Lihat ya:
Jokowi naik di 2014....
Puncak kegalauan pada rejim Jokowi pecah pada akhir 2016 ditandai dengan munculnya kasus Ahok

2014 ke 2016
Butuh dua tahun untuk memendam kegalauan itu. Dan bisul itupun pecah dengan munculnya demo berjilid-jilid....

"Ontran-ontran" 2016 ini berhasil diredam, dengan biaya terpenjarakannya seorang Ahok

2019....?
Kalau pada periode pertama, kegalauan bisa ditahan selama 2 tahun. Maka pada 2019, daya tahan bisul itu semakin pendek

Butuh waktu yang lebih singkat, sampai bisul kegalauan itu pecah

Maka firasat saya, sekitar 1 (satu) tahun dari kemenangan kedua Pakdhe, bisul itu akan pecah lagi...

2020....
Ontran-ontran yang muncul akan lebih heboh daripada 2016...

Tapi di sinilah letak ujian keteguhan kita sebagai bangsa dan negara

Dan saya punya firasat,
Negri ini akan berhasil melaluinya dengan selamat

Berkat ridho Allah SWT
Berkat doa para ulama dan Waliyullah

Setiap gerak dan nafas negri ini, tidak lepas dari peran doa dari para Wali. Baik yang masih ada bersama kita, maupun yang telah wafat....

Kita cuma perlu bersabar dan terus ikhtiar sampai 2020.

 

(Sumber: Facebook Thomy Setiawan)

Thursday, November 16, 2017 - 19:00
Kategori Rubrik: