Islam Nusantara, Ulama NU Mengajarkan Semangat Keislaman dan Kebangsaan

Oleh : Muhanto Hatta

Afganistan 100% Islam, 99% Madzhab Hanafi, 99% Thariqah Naqsyabandiyah, 1% Syi'ah. Tidak lebih dr 20 kelompok. Namun negaranya kacau, perang saudara .

Somal, Afrika Timur, 100% Islam, 100% Madzhab Maliki, 100% Thariqah Syadziliyah. Negaranya juga kacau terancam bubar .

Syuriyah, dan negara Timur Tengah juga seperti itu. Islam menjadi Mayoritas. Namun perang saudara, saling membunuh dan mengaku paling benar sendiri. Hanya ada pemerintah, kekuatan militer dan partai politik. Tidak ada kekuatan sipil, Quwwah Madaniyah .

Bagaimana dg Indonesia? Ribuan adat, suku, pulau, dan lebih beragam dibanding Timur tengah. Kenapa masih bisa bersatu?
.
Di sana, Ulama'nya hanya mempunyai semangat ke-Islaman dan tidak mempunyai semangat kebangsaan .

Di sini, NKRI, Ulama NU selain mengajarkan semangat Ke-Islaman juga mengajarkan semangat kebangsaan. NU menjadi kekuatan madani, Quwwah Madaniyah, kekuatan sipil, kekuatan masyarakat, menggerakkan umat mencintai bangsa dan negara .

Maka menjadi wajar jika negara Timur Tengah mulai belajar Islam NUsantara. (KH. Sugeng Romadhon) .

#santrinasionalis
#santriuntuknegeri
#santrinusantara
#ahlusunnahwaljamaahannahdliyah
#hwmi #nu

@nurfatma97__

Saturday, June 30, 2018 - 13:00
Kategori Rubrik: