Islam dan Problem Nalar

Ilustrasi

Oleh : Ade Winata

Di video yang terlampir ini dijadikan sebagai pembenaran bahwa ISIS adalah buatan amerika..

Dengan kata lain, semua terorisme dan tindakan-tindakan nya ialah hasil dari konspirasi asing.

Familiar kan ?

Ya ini model-model tipe dari teknik "cuci tangan"

Menimpakan kesalahan pada orang lain, memblaming.

Padahal khawarij telah diperingatkan ada dari jaman rasul, lalu apakah rasul juga bagian dari konspirasi amerika 

Lalu apa sih yang dimaksud oleh hillary USA memfunding it 20 years ago..

Ya sama persis kayak perang suriah sekarang, perang antar proxy.

Namun saat itu masih cold war, dan UniSoviet membackup temannya yang berkuasa di afganistan dan amerika serikat membackup mujahidin.

Mujahidin disini perpaduan antara Muslim BrotherHood dan Salafy arab saudi,

Yang harus jadi catatan perang afganistan terjadi setelah perang vietnam

Dan amerika benar-benar kecele di perang vietnam dimana mereka kalah bukan karena kalah melawan komunis namun kalah menghadapi opini masyarakat amerka.

Sehingga saat di afganistan, amerika lebih memilih tidak terjun dan hanya membiayai, melatih dan memasok senjata.

Sebagai catatan, pasokan senjata didapatkan dari Israel yang memiliki senjata sitaan buatan UniSoviet hasi jarahan perang arab israel.

Jadi kemenangan Mujahidin di afganistan yang suka di glorifikasi sebagai bumi jihad, bukan hanya milik mereka namun juga milik amerika dan israel.

Lalu apa intinya dari perang afganistan..

Ya di amerika sendiri pun perang ini jadi bahan intropeksi, dimana saat mereka berhasil mengalahkan musuh nya (komunis) namun malah memunculkan monster yang lain (terorisme)

Dan salafy jihadi muncul dan terorganisi menjadi sebuah organisasi ya after afganistan ini.

Makanya saya sempat menyinggung bahwa yang harus menjadi garda terdepan melawan terorisme ya mereka-mereka ini (salafy dan Moslem Brotherhood)

Dari kejadian afganistan 20 tahun lalu dan suriah yang sekarang-sekarang ini.

Seharusnya muncul kesadaran, bahwa ummat ini hanya sekadar buih, yang mengikuti settingan orang lain.

Coba sekali-kali ummat ini bisa duduk dan menyelesaikan persoalan nya tanpa harus mengangkat senjata.

Seperti di Suriah, tiap faksi merasa dirinya benar, dan lawannya harus mati...

Bagaimana mau ada diskusi untuk mencapai konklusi, kalau model berpikiri nya begini.

Dan wajar kalau kekuatan dunia seperti rusia dan USA menjadi pengatur konflik mereka..

Dan hobi memblaming ini kudu dikurangi dan take responsiblity....

Bahwa ummat islam tidak mampu menyelesaikan urusan mereka sendiri sehingga perlu di intervensi oleh orang lain (USA dan rusia).

Dan konflik suriah bukti nyata memang elit ummat islam nalar nya benar2 gak jalan

P.S

Lalu apakah benar ISIS hasil konspirasi USA ??

Eggak, itu terjadi secara natural saja, amerika berhasil menggelontorkan ratusan juta dollar untuk membiayai perang afgan melawan UniSoviet namun gagal menyakinkan kongres untuk membiayai pendidikan dan rekonstruksi afgan setelah perang.

Dan masyarakat afgan tidak punya modal sosial, dana dll untuk merekontruksi negaranya sendiri sehingga terjatuh pada rezim teokrasi, yang outputnya menjadi alqaedah lalu menjadi ISIS dikemudian hari..

Video Source : https://goo.gl/sFsGzW

Other Source:

https://en.wikipedia.org/wiki/Operation_Cyclone
https://www.quora.com/Why-did-the-U-S-support-the-Mujahidee…
https://www.quora.com/What-did-Israel-think-of-the-U-S-s-su…
https://en.wikipedia.org/…/Afghanistan%E2%80%93Israel_relat…

Sumber : Status Facebook Ade Winata

Sunday, May 20, 2018 - 14:15
Kategori Rubrik: