Intan, Teruslah Berkilau Mulia

ilustrasi

Oleh : Herry Tjahjono

Namanya Intan, dan ternyata hatinya memang berkilauan mulia. Seperti juga parasnya yang menawan berkilauan. Dia tak banyak bicara, tak banyak polah, tak minta perhatian - apalagi penghargaan.

Dia terbang jauh, meninggalkan hingar-bingar dan kemudahan kota - menuju tempat yang membara. Masuk ke tengah hutan yang terbakar karena dibakar.

Intan sendiri memiliki riwayat medis sesak napas. Namun dengan niat dan nyali besar dia bergabung sekolah relawan.

Nuraninya yang berkilauan mulia menuntunnya untuk berbuat sesuatu bagi bangsanya, ikut berjuang mengatasi hutan yang dibakar manusia-manusia biadab.

Ia ikut membuat sumur air untuk kebutuhan pemadaman api. Ia berkeringat, badannya kotor dan letih. Namun tekadnya mengalahkan itu semua.

Ia tak peduli dengan hiruk-pikuk politik, dengan para perempuan pembenci yang nampang memuakkan di tengah bencana.

Ia hanya ingin berbuat sesuatu bagi bangsanya.

Namanya Intan. Parasnya jelita, hatinya mulia. Bangsa ini beruntung punya orang muda yang berkilau mulia seperti Intan di tengah hamparan manusia yang semakin kehilangan jati dirinya sebagai anak negeri, dan hanya hidup dijajah kebencian.

Intan, teruslah berkilauan mulia. Ajarkan terus bagaimana cara mencintai bangsa pada kami...

-HT-

Sumber : Status Facebook Herry Tjahjono

Monday, September 23, 2019 - 10:00
Kategori Rubrik: