Inilah Yang Sudah Dilakukan Ahok Semenjak Menjadi Gubernur DKI Jakarta

 Oleh : Andi Ansyori

Tulisan ini terinspirasi dari berita Tempo.co, terbitan 17 Maret 2016, minggu lalu dengan judul yang yang menurut penulis cukup tendensius yakni “ Apa yang Akan Terjadi Jika Ahok Tidak Menjadi Gubernur Lagi? “ di berita itu dimuat berbagai langkah Ahok dalam membenahi Kota Jakarta.

Mungkin tulisan ini, akan dituding tersirat berpihak kepada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama yang dikenal sehari harinya dengan panggilan Ahok. Untuk dimaklumi bahwa sebenarnya tulisan dan komentar yang berseliwiran di Lapak keroyokan Kompasiana ini, bukan hanya datang dari warga kompasiana ber KTP Jakarta. Tapi banyak juga para komentator itu warga Jakarta ber KTP luar jakarta. Penulis termasuk kelompok kedua ini. Penulis merasa warga Jakarta tapi ber KTP luar Jakarta.

Ada beberapa alasan bahwa banyak orang daerah merasa warga Jakarta ber KTP luar Jakarta. Perlu disadari bahwa Jakarta ini, adalah Ibukota negara. Artinya sebagai ibukota negara semua “ mata “ ditujukan ke Jakarta. Aktfitas publik maupun privat, berpusat di Jakarta. Semua kementerian yang membawahi seluruh kegiatan pemerintahan Indonesia letaknya di jakarta. Karena urusan Publik dan Privat harus dibereskan di jakarta maka mau tidak mau orang orang daerah dari seluruh Indonesia banyak yang datang Kejakarta.

 Contoh ekstrem jika Jakarta sedang di landa Banjir orang daerah banyak menjadwal ulang kepergiannya ke Jakarta . Atau misalnya lagi ada orang daerah punya urusan . Sejak pukul enam pagi mereka sudah berangkat dari tempat mereka di Jalan Toman Raya ke BAKN JakartaTimur. Artinya bukan hanya warga Jakarta, Orang luar Jakarta pun berkepentingan dengan Jakarta bebas banjir dan bebas macet, ngak banyak preman parkir dstnya. Dan jangan lupa orang luar Jakarta juga banyak memiliki rumah di Jakarta dan sebaliknya juga banyak orang Jakarta menanam investasi diluar Jakarta.

 Kembali kepokok bahasan , apa saja yang sudah dilakukan Ahok selama menjadi Gubernur DKI.

Penilaian warga selama Ahok menjadi Gubernur DKI beragam.

Kelompok pro Ahok, jelas menilai bahwa Ahok berhasil memimpin Jakarta, Ahok berhasil mengurangi praktek korupsi di jajaran Pemprov DKI. Ahok dinilai sudah berhasil menertibkan dan membersihkan kali kali dari sampah dan pemukiman kumuh yang menjadi penyebab banjir Jakarta, Ahok sudah berhasil menertibkan tanah abang hingga arus laluintas menjadi lancar dstnya.

Kelompok kontra Ahok berpendapat sebaliknya . Mereka menilai kinerja Ahok selama memimpin Jakarta hampir tidak apa apa. Kinerja Ahok mereka nilai lebih kepada sekedar pencitraan. Banjir masih melanda Jakarta dimana mana , Macet masih terjadi di seluruh ruas jalan jakarta.. Orang Miskin bertambah dstnya.

Penulis kembali menekankan , bahwa penulis merasa orang Jakarta ber KTP diluar Jakarta. Penulis tidak ingin ikut ikutan kelompok pro atau kotra Ahok. Penulis termasuk kelompok netral dan menurut penulis apa yang sudah dilakukan Ahok untuk Jakarta antara lain sebagai berikut

*Pemberantasan Korupsi

Sebelumnya para tikus kantor dan tikus negara bebas merdeka menggerogoti pundi-pundi uang rakyat dengan dalih berbagai proyek yang bisa direkayasa. melalui Proyek di APBD dan APBN yang ada di Pemprov DKI. . Penjahat-penjahat berdasi tersebut sebelumnya bisa berpesta terus menerus. Semenjak Ahok menjadi Gubernur DKI, sudah banyak pejabat pemprov penggerogot proyek tersebut yang di ajukan Ahok ke KPK, ada juga yang di non “ Jobkan” , dan untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi Korupsi , Ahok juga Kemudian mengadakan lelang jabatan Camat, Lurah dan Kepala Sekolah yang targetnya setidak tidaknya membuat takut oknum pejabat pemrov bemain main dengan anggaran dan pelayanan publik bertambah baik .

*Membenahi semerawut Jakarta

 Sebelum Ahok, memang ibukota nampak semrawut sehingga tampak kumuh dan tidak nyaman bagi semua orang kecuali para preman. Beberapa upaya Ahok untuk mengatasi banjir dan sekaligus menata kerapian Kota Jakarta yakni dengan memberishkan kali kali dari sampah dan memindahkan para pemukim Kali tersebut ke beberapa rumah susun di Jakarta. Terakhir merelokasikan warga yang menduduki lahan negara di Kali Jodoh kerumah susun. Juga Ahok berhasil menertibkan Pasar Tanah Abang dari PKL yang sebelumnya memacetkan jalan , kini arus lalulintas di Pasar Tanah Abang menjadi lancar.

*Bersihkan Pungli Urus KTP dan surat-surat lainnya

Sebelumnya untuk urusan administrasi di DKI tidaklah mudah. Misalnya untuk ngurus KTP dan surat pentng lainnya , supaya tidak berlama lama kita harus ada uang pelicin atau itilah lainnya “ Nembak “ jika tidak , ada saja alasan oknum petugas tersebut untuk mempersulit warga yang membutuhkan pelayanan. Kini jika ada petugas minta uang pelicin dalam penyelesaian administari , ketahuan Ahok, oknum tersebut tinggal menunggu waktu saja akan mendapat hadiah Ahok berupa “ non Job” dari jabatannya.

*Kerusakan jalan tidak diperbaiki

Sejak Ahok memimpin Jakarta, jika ada laporan kerusakan jalan Ahok segera memerintahkan Dinas terkait untuk memperbaiki jalan tersebut. Beda dengan kepemimpinan sebelumnya laporan kerusakan jalan ditanggapi juga tetapi agak lamban dan ada warga menilai pebaikkan jalan sebelum Ahok asal bapak senang.

*Penertiban Kelompok radikal

Sebelum Ahok, Kelompok-kelompok radikal tumbuh tumbuh subur, mereka meraja lela, semakin tidak terkendali karena tidak ada yang ditakuti atau disegani. Mereka seakan akan sudah melebihi penegak hukum, melakukan sweping di berbgai jalan dan hotel hotel pada waktu bulan Ramadhan, serta mereka juga menjadi pelindung kejahatan terorganisir seperti Preman yang sudah ditertibkan Ahok yakni preman di pasar tanah Abang ataupun preman Kalijodoh. Beberapa gubernur sebelumnya tidak pernah berhasil menertibkan Pasar tanah Aabng dan Kali jodoh.

*Mengatasi Banjir

Semenjak Ahok gencar mencanakan Jakarta bebas Banjir, tahun ini walau banjir masih bisa menyerang Jakarta, tetapi sekarang mudah surut dan hilang.

*Kemacetan Jakarta

Walaupun Ahok sudah menambah Armada Trans Jakarta, menata ulang arus lalu lintas namun Jakarta masih macet dimana-mana..

Masalah kemacrtan Jakarta ini memang bukan baru sekarang, Kenderaan roda empat dan roda dua setiap hari selalu bertambah sementara jalan jalan tidak bertambah , Sejak kepemimpinan beberapa gubernur sebelumnya Jakarta memang sudah diributkan soal macet. Kemacetan Jakarta tidak akan mudah hilang. Kenderaan roda empat dan roda dua setiap hari bertambah. Disamping kenderaan milik warga Jakarta, banyak juga diantara kenderaan yang memacetkan jalan jalan di Jakarta adalah kenderaan yang datang dari luar Jakarta.

 Ini sekilas apa yang sudah dilakukan Ahok di Jakarta.

Namun apa yang diuraikan diatas hanyalah sekedar penilaian orang luar Jakarta terhadap kepemimpinan Ahok selaku Gubernur DKI Jakarta. Peniaian ini tentu saja dari sudut pandang dari orang luar Jakarta yang bertandang ke Jakarta hanya beberapa kali saja dalam setahun. Kini menjelang Pilkada DKI, dimedia sosial berseliweran berita tentang Ahok. Baik nerita yang pro maupun kontra Ahok. Yang kontra tak kurang kurangnya mengangkat kekurangan Ahok dalam memimpin Jakarta. Termasuk rencana Parpol memperberat syarat calon independen.

Itulah sekedar uraian singkat jawaban pertanyaan, Apa saja yang dilakukan Ahok , semenjak menjadi Gubernur DKI.** (ak)

Sumber tulisan : kompasiana.com

Sumber foto :bacaini.com

Saturday, March 26, 2016 - 09:15
Kategori Rubrik: