Inilah Kemampuan Kapal Terbesar Buatan Asli Indonesia

Oleh : Dewa Aruna

Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) Laksdya TNI Ari Soedewo, meresmikan kapal patroli terbesar karya anak bangsa bernama KN Tanjung Datu-1101, dalam suatu upacara di Dermaga PT. Palindo Marine Shipyard, Batam
Kapal patroli 110 meter milik Bakamla RI yang digarap sejak Maret 2016 ini diketahui merupakan tipe kapal patroli terbesar dan pertama dibangun di Indonesia. Seluruh tahapan pembangunan kapal mulai perencanaan desain hingga konstruksi fisik dan instalasi system murni dilaksanakan tenaga ahli putra-putri bangsa dengan pengawasan penuh Satgas pembangunan kapal Bakamla RI serta disertifikasi Bureau Veritas sebagai badan klasifikasi kapal internasional.

Kapal yang dibangun PT. Palindo Marine melalui proses lelang ini dikerjakan dalam waktu 636 hari atau sejak tanggal 15 Maret 2016 dengan biaya sebesar Rp 208.267.000.000.

Kapal memiliki Panjang keseluruhan (LOA) 110,00 meter, lebar maksimal 15,5 meter, mesin penggerak pokok 2 unit masing-masing bertenaga 5.300 Horse Power yang memiliki kecepatan maksimal 18 knot dan kecepatan jelajah 15 knot. Dengan kecepatan jelajah tersebut kapal ini memiliki kemampuan jelajah sejauh 4.600 nautical mile (endurance 14 hari terus menerus) dan diawaki 76 orang.

Kapal Tanjung Datu telah melalui serangkaian tahapan dengan sangat baik selama proses pembuatannya di galangan, mulai tahap pembangunan, launching pengapungan kapal pertama kalinya di air, hingga tahap pengujian yang terdiri atas tiga rangkaian yaitu Factory Acceptance Test (FAT/Uji Kelaikan Pabrik), Harbour Accepted Test (HAT/Uji Kelaikan Dermaga), dan Sea Accepted Test (SAT/Uji Kelaikan Laut).

Dengan berbagai rangkaian uji tersebut, Kapal Negara 110 meter Tanjung Datu telah memenuhi persyaratan kelayakan untuk diserahterimakan dari Galangan kepada Bakamla RI.

Dengan keberadaan kapal ini sebagai pendukung Bakamla RI dalam meningkatkan kekuatan dan kemampuan unsur operasional dalam mengemban tugas patroli di laut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

 

Sumber : facebook Dewa Aruna

Tuesday, July 10, 2018 - 14:30
Kategori Rubrik: