Inikah Para "Ulama" Terkenal di Indonesia?

Ilustrasi

Oleh : Narko Sun

Beberapa ulama yg pernah saya bahas kegigihannya dalam memperjuangkan umat, ulama yg tak kenal lelah berjuang demi meraih kemenangan dari para munafikun, komunis, syiah china, antek2 pki liberal, dan dari para kecebong milenium.

1. Habib Rizieq Shihab. Saat ini beliau sedang hijrah ke tanah suci. Memenuhi undangan umroh dari raja Salman. Semoga umroh dan haji beliau dicatat sebagai haji yg mabrur. Aamiin.

*Karena semua pemirsa sudah mengenal beliau, maka ulasannya sedikit saja. Semoga pemirsa tidak kecewa.

2. Habib Bahar bin Smith. Beliau ini dikenal dengan suaranya yg berwibawa, keras menggelegar. Membuat hati para munafikun ketakutan. Keistiqomahannya dalam memerangi komunis dan syiah tidak diragukan lagi. Jamaahnya berasal dari kalangan pemuda dan para laskar pembela ulama. Mereka selalu kompak mengiringi orasi habib bahar dengan teriakan takbir yang membahana.

3. Ustadz Felix Yanwar Siauw. 
Siapa yg tidak kenal beliau. Muda, tampan, pintar, lulusan perguruan tinggi negeri, piawai dalam berpidato. Beliau seorang mualaf sejak 2002, dan mulai berdakwah sejak saat itu juga. Dalam 15 tahun beliau berdakwah memperjuangkan khilafah islamiah, tak sedikitpun ada keraguan. Walau ditolak dimana2, karena dianggap tidak sesuai dengan ideologi Pancasila, namun beliau selalu yakin pertolongan Tuhan akan selalu datang. Tuhan akan menolong perjuangan dalam menegakkan syariat islam melalui khilafah.

4. Ustadz Abdul Somad. Ulama kharismatik, tampan berwibawa, ilmu agamanya mumpuni. Diundang mengisi pengajian di berbagai tempat di Indonesia. Bahkan jadwal beliau sudah full sampai dengan tahun 2019. Terbukti pernah menolak undangan presiden Jokowi, karena saking padatnya jadwal beliau. Videonya di yutub ditonton oleh jutaan orang. Salah satu kutipan yg saya ingat dr beliau: "sombong kepada orang sombong itu sedekah".

5. Ustadz Bachtiar Nasir. Saya paling sering membahas beliau. Sepak terjangnya tidak diragukan lagi dalam membela agama ini. Ketua GNPF-MUI, ketua MIUMI, pimpinan AQL, anggota MUI dan jabatan penting lainnya. Beliau salah satu pendukung khilafah, seperti ustad Felix. Beliau sangat perhatian terhadap konflik timur tengah terutama konflik Suriah. Dengan rasa simpati yg luar biasa terhadap korban perang, beliau melakukan roadshow mengumpulkan donasi yg akan disumbangkan ke rakyat Suriah.

Beliau juga pernah mengingatkan kita bagaimana bahayanya rezim ini, yg menurutnya sebentar lagi akan mengkafirkan Indonesia. Sebuah peringatan yg tdk main-main dari seorang ulama. Karena yang suka main2 bukan ciri ulama, namun ciri anak2.

6. Ustadz Khalid Basalamah. 
Wah, ulama favorit ini. Selain gaul, beliau juga dalam ilmu agamanya. Hanya kita saja yg tidak bisa memahami apa yg beliau fatwakan. Seperti fatwa halalnya makan buaya, najis kencing kucing yg membatalkan wudhu, kencing unta boleh diminum, dsb. Pernah ditolak ceramahnya di sidoarjo, tapi tak membuat ustad khalid berhenti untuk terus menyampaikan fatwa-fatwanya.

7. Ustadz KH Muhammad al Khathath a.k.a Gatot Saptono.
Sekjen Forum Umat Islam, tidak gentar dipenjara. Ulama yg mampu menggerakkan jutaan umat untuk mendemo penista agama. Beliau rela menginap di hotel sekelas Kempinski demi menyemangati umatnya dalam membela agama. Padahal lebih enak tidur di rumah, namun demi agama apapun rela ditinggalkan.

8. Ustadz Jonru ginting. 
Pejuang sosmed yg satu benar2 tak memiliki rasa takut terhadap apapun. "Sa sa ya tidak takut", begitu ucapannya saat hadir di acara ILC beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini berjuang sendirian menghadapi tuntutan atas tuduhan pencemaran nama baik & ujaran kebencian. Tanpa postingan2 beliau di sosmed, facebook ini terasa hambar. Bak sayur tanpa micin.

Walaupun terhenti perjuangan di sosmed, beliau akan tetap melanjutkannya di dalam penjara. Mungkin akan lahir karya-karya fenomenal beliau dari dalam penjara, seperti Nelson mandela, Soekarno dan pejuang lainnya yg banyak melahirkan karya malah saat di penjara.

9. Ustadz Sambo.
Sebagai ketua presidium 212, calon presiden 2014 dan 2019; mampu menggerakkan massa dalam demo terhadap penista agama. Memperjuangkan pemimpin muslim dan menolak pemimpin kafir. Tapi saat dibutuhkan, bisa juga membela pemimpin kafir seperti Hari Tanoe atas ketidakadilan yg diterimanya. Walaupun harus dipecat dr ketua presidium 212, hal itu tidak menyurutkan semangat ustadz yg tidak punya rasa takut ini.

10. Ustadz Tengku Zulkarnain.
MasyaAllah, beliau merupakan idola saya. Sering berinteraksi lewat twitter dan wasap, meyakinkan saya bahwa beliau selain ulama juga seorang yg humoris. Lewat joke2 segarnya selalu menghiasi time line twitternya. Ustadz Tengku sadar betul bahwa berdakwah tidak harus serius melulu, tapi harus diselingi canda & tawa.

Sebagai Sekjen MUI, sering mengisi pengajian di berbagai daerah bahkan hingga ke mancanegara. Foto2 saat di Australia, China, India sering diupload sebagai bukti bahwa beliau memang beneran ke luar negeri.

11. Ustadz Buni Yani. 
Inilah "Pahlawan Islam Medsos". Karena beliaulah 7 juta orang bisa hadir di Jakarta untuk mendemo penista agama. Video yg diuploadnya menggugah semangat jihad jutaan orang, karena menganggap agamanya telah dinistakan. Pahlawan kita yg pernah jualan mug ini sekarang harus menghadapi sendiri vonis penjara 1,5 tahun. Kutipan dari beliau yg saya ingat sampai sekarang: "Jual agama itu paling gampang, maklum rakyatnya masih bego2 gampang ditipu".

12. KH Sugi Nur Raharja a.k.a gus Nur
Dai fenomenal, lagi naik daun. Perjuangan menjadi seorang dai tenar seperti sekarang ini tidak mudah. Berawal dari seorang member MLM, penjual obat sudah pernah beliau rasakan. Kemudian mulai terkenal saat gaya dakwahnya yg nyentrik yaitu berdakwah dalam kubur. Intonasinya yg meledak-ledak, penuh kritikan diselingi candaan yg semakin membuat jamaahnya kesengsem. Oh ya, apabila ada yg belum bisa sholat khusuk maka saya sarankan ikut pelatihan sholat khusuk gus Nur. Dapat sertifikat dan insyaAllah shalat kita menjadi lebih khusuk.

Kata-kata beliau yg mudah diingat adalah "MATAMU" & "CANGKEM-MU".

Sementara itu dulu yg saya tampilkan, apabila ada tambahan, kritik dan saran silahkan kirim via kotak pos 212.

Wednesday, November 22, 2017 - 20:00
Kategori Rubrik: