Ini Rahasia Pentingnya Kereta Cepat Jakarta - Bandung

Ilustrasi

Oleh Izza Pradanaputra

Kereta Cepat menuai Pro dan Kontra di Indonesia tercinta..
Ada yg setuju dan ada pula yang tidak setuju..

Proyek dengan besar 77 Triliun itu memang jadi sorotan publik akhir2 ini.

Kenapa harus ditolak?
-Masih ingat ketika awal Busway ingin dibangun? Banyak yg nolak ! Banyak yg demo !. Lalu ketika sekarang sudah jalan,terbantukah anda?
-masih ingat ketika Bu tien Soeharto ingin membuat taman mini? Didemo habis-habisan oleh Mahasiswa ! Lalu sekarang apa manfaatnya? Ribuan manusia memanfaatkan liburan murah..
-dan juga ketika Bung karno ingin membuat Stadion,membuat monas selalu dipermasalahkan. Apa yg terjadi jika bung karno tidak membuat kedua icon ini?

-Jembatan pasupati bandung,pas pelaksanaannya ditolak LSM. Tapi sekarang? Dinikmati juga oleh kita !

Lalu apa yg salah dengan pembangunan kereta cepat? Mahal?
Ingat ya bahwa kereta cepat ini melalui sistem Business To Business alias TIDAK MEMAKAN UANG NEGARA 1 RUPIAH PUN..
saya ulangi PROYEK INI SAMA SEKALI TIDAK MEMAKAI UANG NEGARA DAN PEMERINTAH MEMANG TAK MEMBERI JAMINAN !.

Lalu kenapa masih banyak persoalan "daripada bangun kereta cepat dengan uang segitu bisa buat bangun jalan / dengan uang segitu bisa bangun jalan tol atau apalah semacamnya"..
Ini duit dia bro,bukan duit kita. Suka2 dia napa. Kecuali make APBN baru boleh anda gugat..

Sebenarnya banyak kelebihan jika Proyek ini selesai pada waktunya. Yaitu PT.KAI punya saingan..

Kita lihat maskapai penerbangan yang banyak saingan..
PO bus yang juga banyak saingan..
Jadi Maskapai dan PO Bus tidak berani memberi harga yg tinggi dan selalu memberikan fasilitas lebih..

Coba Kereta? Mana ada persaingan. Ketika tiket kereta api mahal ya pasti dibeli produknya PT.KAI . Seakan di dunia perkereta-apian hanya ada PT.KAI dan anak perusahannya PT.KCJ yg lagi menguasai transportasi Rel. Saya tidak bilang bahwa PT.KAI monopoli. Namun memang PT.KAI tidak ada saingan,maka kadang suka menaikan tarif seenak jidat aja..

Tiket kereta api Jakarta-Surabaya eksekutif / jakarta-malang sudah hampir setara dengan harga pesawat.

Bahkan kereta api banyak pelayanan dan fasilitas yg berkurang..,seperti ditiadakan lagi penopang kaki di tiap seat kelas eksekutif.
Supaya jadi SHOCK therapy untuk PT.KAI.lalu PT.KAI berlomba-lomba dengan PT.KCIC (PT.Kereta Cepat Indonesia-China),keuntungannya adalah di customer.
Kita akan mendapatkan pelayanan yg lebih baik.

Saat ini,Kereta Api Gambir-Bandung 120ribu. Konon jika kereta cepat jadi pada 2019 mendatang,tiketnya hanya 200ribu..
Dengan penghitungan 3 tahun lagi,ditambah Inflasi..
maka kira2 Tiket kereta api Jakarta-Bandung bisa tembus 150ribu dengan waktu tempuh 3 jam lebih..

Pastinya akan ada pilihan ketika dengan menambah 50ribu sudah bisa naik kereta Jakarta-Bandung hanya dengan 30 Menit !

Keuntungan berikutnya selain bertambahnya Infrastruktur adalah kita bisa belajar !
Ya ! Belajar dengan Kereta Cepat yang ada !

Saya pernah membaca di Majalah KA,bahwa Shinkansen di cina karna dia meniru Shinkansen jepang.
Indonesia bisa belajar ilmu kereta cepat jika proyek ini jadi,tanpa harus studi banding ke jepang/China atau negara yang memiliki kereta cepat.

Jika suatu hari nanti,akan membuat kereta cepat sendiri misal Jakarta-Bekasi atau Surabaya-Malang atau jalur manapun,kita bisa belajar dengan kereta cepat yang kita punya.

Keuntungan berikutnya adalah,adanya pertumbuhan ekonomi. Misalnya di daerah yang dilewati yaitu Karawang dan Walini.
Karna pertumbuhan Transportasi walau tidak mendapatkan untung,tapi bisa membuat pertumbuhan ekonomi lokal bergerak.

Lalu ada yg bertanya "kenapa harus China? Bukan jepang?"
-China adalah negara HSR (High Speed Rail) terbesar di dunia.
Lagipula Indonesia tidak sanggup dengan proyek ini,jadi indonesia ingin INVESTOR yang membuat kereta cepat di indonesia.
Akhirnya Jepang tidak sanggup,dan akhirnya China yang menang. Dengan sistem Business To Business..

Soekarno membangun Stadion GBK,Soekarno membangun Monas karna dia adalah orang yang berfikir "Melampaui Jamannya" dia sadar memang di zaman dia Stadion Termegah di Indonesia bahkan pernah menjadi salah satu Stadion terbesar di dunia itu tidak ada untungnya buat rakyat indonesia.
Akhirnya,Stadion itu terbukti diperlukan di masa sekarang..

Sama dengan kereta cepat,memang di tahun 2016 Kereta cepat tidak dibutuhkan. Tapi apakah tahun 2025-2030 kereta cepat tidak dibutuhkan?

Proyek ini bagus untuk pembangunan kedepan bangsa kita. Alangkah baiknya kita pantau dan awasi proyeknya smile emoticon

Note : Just My Opinion. Jika tidak suka/Kritik bisa ditulis di komentar. Thengkyu

Mahasiswa Smt 4,STEI Tazkia,Sentul City.Bogor

-RailFans Asal daop 1 Bekasi-

Friday, February 5, 2016 - 20:30
Kategori Rubrik: