Ini Prosesi Jadi Istri TNI

ilustrasi

Oleh : Erna Retang

Banyak pertanyaan bahkan protes sekaitan dengan nyinyiran istri TNI yang berakibat sanksi kedinasan bahkan pemecatan bagi suami. Rerata menyoal, istri yang salah kok suami yang dihukum.

Sesedikit yang saya tahu, menikah dengan anggota TNI itu berarti juga "menikah" dengan kesatuannya. Ada istilah "nikah kantor". Jika ini belum dilakukan, prajurit ybs dianggap belum menikah.

Nikah kantor sebenarnya serangkaian proses persiapan pernikahan sejak pengumpulan syarat2 administrasi, aneka tes (tes keperawanan, kesehatan, litsus dlsb) hingga pembinaan dari kesatuan prajurit ybs.

Seorang prajurit yang hendak menikah harus mengajukan permohonan ijin menikah dan ditanda tangani oleh komandan kompinya. Calon istri dan mertua, harus melampirkan SKCK pula. Yang paling utama, harus mengurua Surat bentuk sampul D, surat ini dapat diperoleh dari kodim atau koramil yang berada pada tempat domisili calon istri dan orang tua, antara lain berisikan: Surat ditujukkan untuk Komandan Kodim, surat ditujukan ke Pasi Intel, surat ditujukan untuk Pasi Ter, dansurat ditujukan untuk Danramil. Hal ini ditujukkn untuk menyelidiki dan mencari tahu apakahan calon istri dan orang tua calon isteri pernah mengikuti gerakan atau organisasi yang melanggar persatuan dan kesatuan NKRI (Negara Keesatuan Republik Indonesia).https://berbagi-inspira.blogspot.com/…/jangan-kaget-inilah-…)

Setelah seluruh perlengkapan administrasi terkumpul, baru bisa menikah di KUA atau Kantor Pencatatan Sipil bagi yang non-muslim.

Ribet banget yes, karena istri prajurit merupakan bagian dari kesatuan suaminya. Ada kartu tanda anggota pula bagi istri. Ini yang membuat apapun yang dilakukan istri, notabene dianggap perbuatan anggota juga dan menjadi tanggung jawab suami.

Kenapa begitu? Mene ketehe, saya bukan istri prajurit. Suka2 TNI mau bikin aturan perkawinan macam apa untuk anggotanya. Sudah ye, jangan ribut protes aturannya TNI. Gak boleh tanya2, kudu mohon ijin dulu buat tanya. Jawabannya terserah komandannya, cuma boleh merespon : siap komandan.

Sumber : Status Facebook Erna Retang

Wednesday, October 16, 2019 - 13:30
Kategori Rubrik: