Ini Program Jokowi-Ahok Hadapi Banjir, Gubernur Anies Bagaimana?

Ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Program-program penanggulangan dan pengurangan titik banjir di zaman Jokowi-Ahok sudah sangat bagus. Setelah banjir besar awal tahun 2013, ada 2000an titik terdeteksi. Setelah 4 tahun, hanya ada 80an titik banjir pada tengah tahun 2017.

Warga tentu ingin mengatakan gubernur baru Jakarta harus terus kerja keras. Jangan berwacana dengan kata-kata "naturalisasi" atau "geser rumah" dsb. Pemprov DKI harus terus berkoordinasi dengan kota penyangga dalam mengatasi banjir.

Jadi kalo 80an titik itu bisa berkurang separuhnya dalam setahun ini, sudah sangat bagus.

Seperti program gubernur sebelumnya..
Pelebaran/normalisasi sungai (BUKAN NATURALISASI), penataan dan relokasi pemukiman di DAS dan mendorong dibuatnya sumur resapan. Langkah lain, memperbaiki jaringan drainase di seluruh kota. Kemudian mempercepat selesainya Waduk Ciawi dan Cimahi. Koordinasi harus bagus dengan pusat dan pemda Jawa Barat

Ngga usah gengsi, untuk niru atau melanjutkan program2 pemimpin sebelumnya. Yang sudah terbukti bagus

Banjir besar tahun 2013 itu lengkap. Pas pasang laut/rob, hujan lokal yang lebat dan kiriman air hujan dahsyat dari hulu Ciliwung di Bogor. Sedangkan banjir kemaren baru satu sebab, kiriman air dari Bogor

Sebelum dampak ekonomi dan kemungkinan korban jiwa makin besar

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Tuesday, February 6, 2018 - 15:30
Kategori Rubrik: