Ini Bayaran Jadi Pendukung Jokowi

Ilustrasi
Oleh : Budi Nugrahadi
 
Akhir2 ini banyak yg tanya; "Dibayar berapa dan dapat apa kamu dukung Jokowi???".
 
Malas jawabnya sih, tapi yg jelas, bukan Jokowi yg saya dukung, tapi kebijakan2nya yg revolusioner itu lah yg saya dukung.
"Ah, itu cuman pencitraan!". Biarlah, saya suka dengan pencitraan seperti itu.
 
Dan ketika ditanya; "Dapat apa?". Masya Allah, banyak banget. Nggak percaya? Coba buka mata lebar2 dan dekatkan telapak tangan pada telinga agar lebih jelas mendengar.
 
Pada saat saya mendukung pembangunan Bandara, percepatan pembangunan di wilayah Indonesia bagian timur, pembangunan pembangkit listrik, pemberantasan narkoba, pemberantasan illegal fishing, pemberantasan mafia di segala bidang, pembangunan Toll laut, pembangunan public transport berbasis rel, kereta cepat antar kota, pembangunan waduk dan embung, pembangunan jembatan dan jalan Toll, menyelesaikan proyek2 mangkrak dst, dst itu berarti saya mendukung kebijakan agar Indonesia bertambah baik.
 
Nah, saat semua itu terwujud, bukan kah banyak yg akan saya dapatkan dan nikmati manfaatnya sampai anak cucu saya nanti?
 
"Ah siapapun bisa berbuat seperti itu. Tinggal ngutang lalu ciptakan proyek". Hehehe,.. geli nggak sih? Ternyata banyak juga orang koplak di sekitar kita. Sebelum Jokowi, hutang nambah banyak tapi pembangunan nggak signifikan. Kenapa? Karena hutang tdk digunakan utk membiayai sektor produktif. Sebagian besar buat subsidi sektor kurang produktif dan astaghfirullah, banyak juga yg ditilep sama tikus2 pejabat. Nah, ternyata tikus2 ini juga nggak suka sama Jokowi.
Jadi kalau anda berfikir; "Saya mendukung dapat bayaran berapa?", itu hanya pemikiran orang bodoh di zaman kolonial yang sudah usang. Saya mendukung bukan untuk bayaran, tapi utk masa depan bangsa dan negara yang saya cintai.
 
Coba kalau saya balik tanya. "Dibayar berapa dan dapat apa aja kalian menghina Jokowi?", "Dapat hadiah apa para kampret yg taunya hanya menghujat dan mengedit foto utk mendiskreditkan Jokowi?".
Nggak mungkin nggak dapet apa2. Bisa jd ada yg mengupah karena cari duit panas. Bisa jd anda berharap bisa maling APBD dan APBN lagi. Bisa jd berharap bisnis mafia dan kartel berjaya kembali. Bisa jd anda tersesat oleh aksi tipu2 politisi busuk yg mengumbar janji. Atau bisa jd anda sekedar tertipu oleh ulama2 busuk yg mengumbar propaganda demi berdirinya khilafah.
 
Come on guys, sadarlah. Jangan sampe otak kalian "kram". Sadar lebih baik drpd tersesat. Orang2 baik pasti akan didukung oleh orang2 baik. Orang2 jahat juga akan didukung oleh orang2 jahat. Masing2 secara alamiah punya kelompoknya masing2. Banyak orang mulai dr tokoh2 negarawan sampai ulama2 bijak mengatakan bahwa pertarungan pilkada tahun depan adalah tantangan bagi rakyat Indonesia agar orang jahat jangan sampai berkuasa. Manfaatkan kesaktian "mbah Google". Explore dong siapa yg akan anda dukung. Track recordnya, kepribadiannya, lingkungannya, program2nya dan cara2nya utk bisa berkuasa. Jangan sampai tertipu lalu menyesal di kemudian hari.
 
Jadi supaya anda tau, tdk akan ada yg sanggup membayar saya di saat saya bertekad untuk menjadi PEMENANG bukan PECUNDANG. Siapapun itu. Ini pertaruhan saya demi anak cucu dan bangsa Indonesia. Paham bro,..???
 
#2019TETAPJOKOWI
 
Sumber : Komentar Budi Nugrahadi di FP Katakita
Tuesday, September 11, 2018 - 16:30
Kategori Rubrik: