Ingat Italia (4 Minggu di depan Indonesia)

ilustrasi

Oleh : Ruly Achdiat Santabrata

Jika tak ada intervensi pemerintah, bisa jadi jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Italia sudah menembus angka 1 juta.

Bersyukur skenario itu tak terjadi. Kemarin (25 Mar) kasus terkonfirmasi berjumlah 74rb, urutan kedua segelah China.

Sekarang mari kita hitung jika pemerintah Italia tidak melakukan intervensi, kapan nilai 74rb itu akan dicapai dan bagaimana intervensi memberi efek perlambatan terhadap jumlah kasus terkonfirmasi.

———-

Sejak tembus lebih dari 100 kasus pada 23 Feb, laju kasus terkonfirmasi di Italia itu adalah:

NAIK 2x LIPAT TIAP 2.5 HARI

Pada 23 Feb kasus terkonfirmasi berjumlah 155. Dengan pola kenaikan 2x lipat setiap 2.5 hari, dalam 17 hari akan terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi sebanyak 477 kali lipat. Maka 74rb kasus terkonfirmasi ini akan terjadi pada tanggal 7 Mar.

Lalu apa intervensi pemerintah dalam hal ini sehingga 74rb kasus terkonfirmasi tersebut baru terjadi pada tanggal 25 Mar kemarin artinya lebih lambat 18 HARI?

Saya coba bagi menjadi dua bagian, lalu kita lihat hasilnya masing-masing yaitu terhadap laju penambahan kasus dan seberapa besar efek perlambatannya.

—————

Bagian 1:

21 Feb: Lockdown di 11 kota.
22 Feb: Acara publik di beberapa provinsi dibatalkan.
24 Feb: Sekolah diliburkan.
26 Feb: Test masif mulai dilakukan, Hand sanitizer tersedia dimana-mana

Intervensi pemerintah yang bersifat medium itu (bukan low dan tak hanya sekedar himbauan) mulai tampakkan hasil setelah 10 hari.

Laju melambat mulai 2 Maret menjadi:

NAIK 2x LIPAT TIAP 3.7 HARI

Pada 2 Mar kasus terkonfirmasi berjumlah 2036. Dengan pola kenaikan 2x lipat setiap 3.7 hari, dalam 10 hari akan terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi sebanyak 36 kali lipat. Maka 74rb kasus terkonfirmasi ini akan terjadi pada tanggal 12 Mar.

INI BERARTI MELAMBAT 5 HARI DARI PERKIRAAN AWAL YAITU PADA 7 MAR

Tapi beberapa warga masih rileks, rumah sakit hampir kolaps.

Bagian 2:

Pemerintah lebih aggresif lakukan intervensi
2-7 Mar: Lockdown terus dilakukan di beberapa kota yang memiliki tingkat outbreak yang tinggi.
9 Mar: Akhirnya PM Italia keluarkan dekrit lockdown seluruh negeri Italia. Intervensi pemerintah yg bersifat sangat agresif ini mulai tampakkan hasil setelah 9 hari.

Laju melambat mulai 11 Maret menjadi:

NAIK 2x LIPAT TIAP 6.7 HARI

Pada 11 Mar kasus terkonfirmasi berjumlah 12462. Dengan pola kenaikan 2x lipat setiap 6.7 hari, dalam 14 hari akan terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi sebanyak 6 kali lipat. Maka 74rb kasus terkonfirmasi ini terjadi pada tanggal 25 Mar yaitu kemarin.

INI BERARTI MELAMBAT 13 HARI DARI PERKIRAAN AWAL YAITU PADA 12 MAR

——————

Secara garis besar seluruh tipe intervensi pemerintah Italia berhasil memperlambat penyebaran virus menjadi 18 HARI LEBIH LAMBAT.

Dengan rincian masing2 intervensi:
Bagian 1 (Medium Intervention) efeknya melambatkan 5 hari. Hasil terlihat mulai hari ke 10
Bagian 2 (Aggresive Intervention) efeknya melambatkan 13 hari. Hasil terlihat mulai hari ke 9

Penting dicatat, medium intervention (bagian 1) diambil saat kasus terkonfirmasi baru berjumlah 155. Sedang aggresive intervention (bagian 2) diambil saat kasus terkonfirmasi telah berjumlah 2036.

Catatan penting: Efek dari intervensi pemerintah Italia yang saya bahas di sini hanya dalam konteks pelambatan jumlah kasus terkonfirmasi yang pada akhirnya jumlahnya tetap sama yaitu 74 rb kasus. Dan sampai saya menulis status ini masih tetap naik.

Kapan peaknya?

Banyak teori tentang ini, dan bukan domain saya untuk membahasnya. Perlu juga diperhatikan bahwa saya belum menghubungkan intervensi pemerintah Italia dengan death rate, dan itu tak kalah penting sebenarnya.

Walau terhitung terlambat, pemerintah Italia belajar dari intervensi bagian 1 menjadi lebih agresif untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Tweet saya tentang hal ini ada di https://twitter.com/kangsantabr…/status/1243204616537411585…

———-

Indonesia berada 4 minggu di belakang Italia, adakah yang bisa diambil untuk pelajaran buat Indonesia?

Sekarang laju pertambahan kasus terkonfirmasi di Indonesia adalah 2x lipat setiap 4 hari. Artinya jumlah 100rb kasus bisa mudah dicapai pada minggu ke 3 April atau awal Ramadhan. Tweet saya tentang hal ini ada di https://twitter.com/kangsantabr…/status/1242431791115493377…

Bukan menakut nakuti tapi hanya memberi data dan fakta lalu lakukan prediksi sesuai contoh dari negara2 di depan kita.

Semoga ada perubahan intervensi dari pemerintah atau saya yang salah, sehingga prediksi ini keliru menjadi jauh lebih kecil. Itu doa saya.

Semoga Tuhan mengampuni kita semua

Sumber data: https://github.com/CSSEGISandData/COVID-19
Cerita lengkap kcov.id/ingatitalia
Visualisasi highres: https://1drv.ms/u/s!AgItBtFqP6Vxg8ZJQWfIr1iz01sAmw

Ruly / London / 26 Mar

Cc: Presiden Joko Widodo maaf pak mengganggu waktu duka bapak 

Sumber : Status Facebook Ruly Achdiat Santabrata

Friday, March 27, 2020 - 10:00
Kategori Rubrik: