Indonesia Terus Berbenah

Oleh : Damar Wicaksono

Tentang jalur kereta massal di beberapa kota Metropolis dunia dan perbandingannya dengan Jakarta

• Metro de Paris (mengangkut 4,7jt pnp/hari)

• London Underground (4,3jt pnp/hari)

• Tokyo Metro (8,7jt pnp/hari)

• MRT Singapura (2,5jt pnp/hari)

• LRT Manila (2,1jt pnp/hari)

(Dari berbagai sumber)

Jakarta dengan penduduk lebih padat dari Singapur dan Manila sebenarnya sudah memiliki jalur kereta massal dalam bentuk KRL. Tapi lihatlah data di atas. Jakarta masih berada di bawah.

Walo demikian, saat ini sudah ada 5 rute KRL ke seluruh penjuru Jabodetabek. Dimana saat ini penumpang per harinya sudah mencapai 1jt orang. Ini adalah perubahan besar dibanding sebelum tahun 2013.

Sejak pelayanan diperbaiki oleh KAI zaman Pak Jonan pada awal 2013, jumlah penumpang terus meningkat. Saat atapers "dimusnahkan" dan semua kereta komuter KRL menjadi ber-AC, jumlah penumpang/hari baru mencapai 400rb. Pertumbuhan jumlah gerbong membuat jumlah 1jt pnp/hari sudah trlmpaui pada awal tahun ini. Target 1,2jt pnp/hari pada akhir 2019 nampaknya akan trlampaui bahkan di akhir tahun ini

Jika MRT tahap 1 sudah beroperasi, akan ada tambahan kapasitas untuk komuter sebanyak 180rb pnp/hari. Jika 3 jalur LRT milik pusat juga sudah beroperasi, akan ada tambahan kapasitas 400rb pnp/hari. Jadi pada akhir 2019 nanti, ada minimal 1,9jt pnp/hari akan ditampung moda kereta massal berbagai jenis. Not bad

Jakarta dan Bodetabek yang modern. Juga beberapa kota metropolis seperti Medan, Palembang (yg sebntar lagi punya LRT 23 km), Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar dan Makassar). Itu impian banyak warga negeri ini. Masih banyak ruang bawah tanah yang bisa dieksplorasi. Rute LRT milik pusat pun belum semua trbangun sesuai masterplan zaman gubernur Sutiyoso.

Ada 3 rute LRT milik pusat yang harus segera dibangun untuk menambah kapasitas moda kereta buat komuter. Terutama Cibubur-Bogor, dimana komuter dari Bogor mendominasi sebanyak 45% jumlah total penumpang KRL

MRT pun akan segera membangun tahap 2 sejauh 8 km jurusan Bundaran HI-Kp. Bandan. Masterplannya sendiri juga mencakup trase Timur-Barat (Cikarang-Jakarta-Balaraja) sejauh 80 km. Kalo beroperasi, tentu akan sangat sangar

Saya cuma mau mengapresiasi orang2 baik yang sudah di dalam sistem, yang terus bekerja keras membuat kehidupan orang lain jadi lebih mudah. Apalagi harga rumah di Jakarta sudah ngga mudah trjangkau bahkan jika pun seseorang berpendapatn sekitar 20jt/bulan.

Selamat bekerja bapak dan ibu.

Semoga terus lancar..
Karena seperti MRT, sudah trtunda 1 tahun. Bermaksud untuk menyambut tamu ASIAN GAMES dan menunjukkan kemajuan Jakarta, MRT trpaksa trtunda karena ada ego dari segelintir warga yang tak mau dibebaskan lahannya.

Sumber : facebook Damar Wicaksono

Friday, April 6, 2018 - 16:30
Kategori Rubrik: