Indonesia Peringkat 6 Tangani Covid

ilustrasi

Oleh : Wahyu Sutono

Bangsa Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi dinilai cukup berhasil dalam hal penanganan pandemi Covid-19, yang menempatkan posisinya sebagai yang terbaik ke-6 dari 190 lebih negara di dunia.

Taiwan berada pada urutan pertama, disusul oleh Korea Selatan, Lithuania, Finlandia, Norwegia, dan Indonesia di nomor 6, lalu Nigeria menyusul di bawah Indonesia.

Sekarang bisa dibayangkan, keberhasilan Taiwan sangat mungkin karena jumlah penduduknya hanya 23 juta, selain didukung kekuatan finansial selayaknya negara yang sangat kaya. Begitu pun Korea selatan yang ekonominya kuat dan jumlah penduduknya 51 juta jiwa. Lalu Lithuania, Finland dan Norwegia berpenduduk di bawah 10 juta jiwa.

Coba bandingkan dengan Indonesia yang berpenduduk sekitar 270 juta jiwa atau 3x lipat dari jumlah kelima negara di atasnya, serta dengan luas wilayah yang jauh lebih besar, dan tersebar pada ribuan pulau, selain kondisi ekonomi Indonesia yang tentu saja belum sebaik kelima negara tersebut.

Jadi posisi Indonesia di ASEAN tentu saja yang terbaik sampai saat ini, karena negara lainnya berada di luar 20 besar. Bahkan banyak negara maju seperti halnya Jerman, Inggris, Italy, dan lainnya berada di bawah Indonesia. Amerika Serikat yang merupakan negara adi daya pun hanya berada di urutan 14 saja.

"Satu perbandingan per tanggal 11 September 2020, bahwa jumlah kasus Covid-19 sejumlah 28,5 juta, diantaranya Amarika Serikat 6,4 juta orang, dan yang meninggal 193.000 jiwa. Sedangkan Indonesia dari jumlah kasus Covid-19 sebanyak 214.000 orang, yang meninggal 8.650 jiwa, dan sembuh 152.000."

Namun demikian kita tak lantas jumawa, dan berleha-leha. Sebaliknya kita semua harus semakin serius, fokus, dan makin mempererat persatuan untuk melawan Covid-19, bila perlu harus selalu 'Siaga Satu" seperti saat menghadapi perang melawan musuh yang memang harus dimusnahkan dari planet bumi ini untuk selama-lamanya.

Ingat memerangi Covid-19 ini bukan hanya tugas Presiden Jokowi atau Kementerian Kesehatan saja. Pun bukan hanya para tenaga medis yang berada di garda terdepan hingga sudah lebih dari 100 orang yang meninggal karenanya. Tapi ini jadi tugas semua elemen bangsa, tak terkecuali siapa pun ia.

Sayangnya masih banyak yang belum patuh dengan protokol kesehatan, bahkan ironisnya dicontohkan pula oleh aparat polisi. Belum lagi dengan makin banyaknya beredar berita hoax tentang Covid-19, dan ada elite yang sengaja memancing di air keruh. Ditambah lagi dengan orang-orang yang sok tau, padahal kualitas literasinya rendah. Oleh sebab itu, sudah saatnya yang waras bukan ngalah, tapi bersuara demi kebaikan nusa dan bangsa:

https://youtu.be/ltcZ_7hovh4

"Berhentilah menjadi orang yang sombong, sok tau, dan bandel, demi kita semua dan keluarmu sendiri. Ayo patuhi protokol kesehatan."

Salam Sehat Untuk NKRI Gemilang

Sumber : Status Facebook Wahyu Sutono

Wednesday, September 16, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: