Indonesia Negara Islam

ilustrasi

Oleh : Ade Winata

Apakah Indonesia Negara Islam.. tentu bukan.

Apakah Indonesia Negara Kafir.. apalagi itu, pasti bukan..

Lalu apa ?

Tidak ada apa apa, memberikan agama pada Negara memang tidak cocok dan salah pikir..

Sebagai contoh, rasulullah tidak pernah menyatakan madinah yang bisa dikatakan layak disebut negara sebagai Negara Islam..

Piagam madinah pun isi nya tidak kita temukan penyebutan Madinah sebagai negara islam..

Jadi apa !

Ya negara, kerjanya melindungi dan memberikan keadilan pada ummat (rakyat) nya. Sebagaimana isi piagam madinah yang membahas persoalan subtansial bukan soal baju atau bungkus suatu negara.

Coba tawarkan kepada orang-orang yang hidup dinegara yang menyebut dirinya 'negara islam' namun gagal ngurus rakyatnya, pasti mereka akan berlomba-lomba bila ditawari pindah ke negara di Eropa Barat.

Tanyakan juga pada organisasi model Hizbut Tahrir dan Ikhwanul muslimin yang memiliki pusat di London, mengapa mereka membangun organisasi dinegara sebutlah kafir, karena mereka tidak mendapatkan kebebasan di negara yang menyebut diri mereka negara islam.

Lalu apakah suatu negara harus menegakkan aturan Allah secara 100% baru disebut negara islam..

Saya bingung juga dengan negakkan 100% ini, soal nya dalam Fiqh, suatu hukum bisa berkonsekuensi menjadi 5 output hukum (halal, haram, makruh, mubah, sunah) tergantung kondisi objektif dan subjektif nya

Disuatu ketika umar ra pun pernah tidak menegakkan aturan islam, dengan tidak memancung tangan para pencuri dimasa panceklik,

Ali ra pun lebih memilih tidak menegakkan aturan menjadikan tawanan perang sebagai budak dalam perang jamal.

Jadi yang menegakkan itu yang gimana, seringkali itu mulut para khawarij saja yang berlebih-lebihan, toh islam yang bener gak gitu2 banget kok

Sumber : Status Facebook Ade Winata

Thursday, August 1, 2019 - 11:15
Kategori Rubrik: