Indonesia Naik Kelas Menjadi Negara Berpendapatan Menengah Ke Atas

ilustrasi

Oleh : Karto Bugel

Akhirnya...kejadian juga...!! Gak sia-sia tiap hari brantem. Gak sia-sia dimaki, dicibir bahkan di PKI-kan sama gerombolan gila itu.

Bank Dunia atau World Bank, baru saja menempatkan atau menaikan status Indonesia menjadi negara berpendapatan menengah keatas.

Sebelumnya, terjebak dalam kelompok negara berkembang untuk selamanya, pernah sempat menghantui pikiran Presiden.

Tahun 2014 silam, sesaat setelah Jokowi duduk pada kursi nomor satu di Indonesia, Bank Dunia pernah memperingatkan Presiden agar hati-hati dengan apa yang disebut "midle income trap" yang bila tak direspon dengan baik akan membuat Indonesia menjadi "middle income country".

"Kurangi sunsidi, tambal kebocoran, budayakan hidup sederhana". Itulah yang dikatakan oleh Sri Mulyani ketika diminta tanggapannya atas peringatan itu.

Jokowi salaman dengan mbak Sri dan jadilah dia menteri keuangan yang galak dan tegaan.

Dan benar, tahun 2018 yang lalu, setelah Jokowi memerintah selama 4 tahun, Indonesia dianggap sukses dan kemudian masuk dalam jajaran negara dengan PDB diatas US$ 1 triliun masuk dalam sedikit jajaran negara elit dunia.

Lebih hebat lagi, hari ini, sebutan sebagai negara berpendapatan menengah atas, disematkan oleh World Bank. Julukan baru itu seolah melepas ikatan atas kutukan bahwa Indonesia selamanya akan terjebak dalam keadaan negara berpenghasilan menengah.

Kutukan itu benar-benar telah lepas, dan para tumbalnya kini sedang ketawa-ketawa sendiri.

"Siapakah para tumbal itu?"

Jokowi beneran nekad. Semua ditabrak. Lucunya, sambil dengan tersenyum. Pada awalnya, mereka yang ditabrak tak berasa, tak menganggap arti tabrakan itu. Mereka terlalu ngeremehin.

Sial bagi para koruptor dan birokrat tamak itu, mereka terlambat antisipasi. Dana yang telah mereka lepas untuk menjatuhkan Presiden sia-sia.

Demo bayaran dengan macam-macam isu tak lagi mempan. Rakyat lebih percaya Presiden daripada isu yang dibangun. Mereka kalap dan bingung. Duit besar mereka tiba-tiba sudah diblock dan ga bisa mereka pakai.

Menjadi bagian dari kelompok negara berpendapatan menengah atas adalah apa yang World Bank sematkan. Bukan kita yang buat, bukan pula pemerintah. Itu adalah penilaian obyektif atas sebuah pencapaian dan perjuangan.

Menghentikan kelakuan minus para koruptor memang telah membuatnya tampak babak belur, namun predikat yang ditempelkan pada negara ini oleh World Bank sedikit banyak akan membuatnya tersenyum.

Baru terjadi dalam sejarah, negara ini dianggap dan dijadikan perbincangan dengan mimik dan ekspresi muka kagum oleh para pemain dunia dalam bidang ekonomi.

Selamat pak Jokowi, anda beneran orang hebat...

Sumber : Status facebook Karto Bugel

Sunday, July 5, 2020 - 12:00
Kategori Rubrik: