Indonesia Bangun Proyek Rel di Afrika

ilustrasi

Oleh : Wahyu Sutono

PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA segera membangun proyek upgarding jalur kereta api (KA) yang menghubungkan dua negara di Afrika Barat, yakni Mali dan Senegal dengan total panjang jalur 1.023 kilometer.

Proyek di Afrika ini menjadi strategi BUMN produsen kereta api tersebut dalam memasuki pasar global, di samping negara-negara Asia. Selain proyek KA Mali-Senegal, INKA juga tengah menyelesaikan kontrak untuk memasok lokomotif ke Zambia.

Strategi memasuki pasar global, salah satunya melakukan ekspor kereta penumpang hingga ke Bangladesh, serta terus mengikuti lelang untuk memenangkan tender dengan memasang harga yang lebih rendah dari perusahaan kereta China agar bisa bersaing.

Pasar di Asia, seperti Bangladesh, Laos, Filipina, hingga Afrika akan lebih berpeluang besar bagi perusahaan untuk memenangkan tender, dibandingkan negara yang sudah maju dengan perkeretaapiannya seperti Jepang.

Pengadaan kereta tersebut terdiri dari 200 kereta tipe MG dan 50 kereta tipe BG. Sebanyak 50 kereta tipe BG sudah mulai dikirim pada awal 2019. Pada 2016, INKA juga telah mengekspor 150 unit gerbong dengan nilai kontrak senilai US$72,39 juta dan 50 unit sebelumnya pada 2006 dengan nilai kontrak sebesar US$13,8 juta.

“Bravo INKA"

Sumber : Status Facebook Wahyu Sutono

Thursday, October 22, 2020 - 09:00
Kategori Rubrik: