Indonesia Akan Baik-Baik Saja

Oleh: Niken Satyawati

 

Saya punya grup berisi kawan-kawan dari sejumlah organisasi dan instansi. Nama grup itu Aliansi Solo Bhinneka. Seorang kawan dari organisasi A, hari ini "memamerkan" kegiatan bagi-bagi masker kepada bapak-ibu yang berjualan di pasar-pasar tradisional. Kawan dari organisasi lain, pamer aksi bagi sembako ke masyarakat dari kalangan rentan. Kawan nun di pojok kota memproduksi APD untuk memenuhi kebutuhan APD tenaga medis. 

Saya sendiri cuma bisa melakukan hal kecil: menggalang donasi masker. Lalu saya mengemis desain kepada kawan yang ahli desain visual. Saya cetak desainnya yang ciamik menjadi semacam brosur edukasi ke sebuah jasa cetak offset seukuran buku tulis. Sengaja kami gunakan bahasa Jawa sesuai dengan bahasa yang dipakai masyarakat sasaran kami. Kawan-kawan Mafindo membagikan paket brosur+masker itu kepada simbok-simbok bakul dan pedagang keliling di dekat lokasi tempat tinggal masing-masing. 

 

Di luar sana ada selebgram menggalang donasi tujuh milyar dalam beberapa hari saja. Artis-artis tak mau kalah. Nikita Mirzani alias Nyai merogoh kocek Rp 100 juta. Saya yakin di tempat lain banyak sedulur-sedulur melakukan hal-hal yang lebih hebat lagi untuk merespons fenomena di sekitar dengan adanya wabah corona saat ini. 

Kenyataan ini membuat saya lega. Semangat solidaritas dan gotong royong telah merasuk mandarah-daging dalam bangsa ini. Kita bukan orang yang diam saja ketika melihat di sekitar ada orang yang butuh bantuan. 

Yang pasti, kabar-kabar tentang aksi solidaritas membuat saya yakin bahwa Indonesia akan baik-baik saja, baik mau lockdown seperti di China, karantina wilayah seperti di Italia, ataupun tanpa keduanya. Aksi-aksi yang menjungjung tinggi semangat gotong royong khas Indonesia ini menyiratkan betapa besar kecintaan kita semua pada Indonesia. Kita semua sepakat dan mendorong agar badai corona segera berlalu dari Bumi Pertiwi.

Indonesia akan selamat dari wabah corona, saya yakin itu. Ada yang memperkirakan Indonesia akan bebas dari corona baru nanti Bulan Desember. Saya bertaruh dengan seorang teman, Indonesia akan bebas dari wabah itu lebih cepat. Semoga saya yang menang.

Kabar-kabar baik dari kawan dengan kerja-kerja kemanusiaan yang bermacam-macam bentuknya memenuhi media sosial di sela riuh rendah debat mereka yang terus meributkan mau lockdown atau enggak, mau karantina wilayah atau tidak dengan bumbu-bumbu politis dan kadang agamis. Saya pilih menghindarinya karena sadar akan berpengaruh pada kesehatan saya. Di samping saya merasa tidak sepintar netijen-netijen lain yang sepertinya ahli dalam berbagai bidang sekaligus. 

Yang jelas menurut pendapat saya pribadi, Indonesia saat ini lebih butuh relawan kemanusiaan dibanding mereka yang terus-menerus membuang energinya dengan berdebat soal lokdan-lokdon, sambil (mungkin) rebahan.

 

(Sumber: Facebook Niken Satyawati)

Monday, March 30, 2020 - 18:45
Kategori Rubrik: